kabar

Tiga pengebom Bandar Udara Ataturk tiba dari Raqqah bulan lalu

Ketiga pelaku Teror Istanbul ini diyakini berada di bawah komando Ahmad "Satu Tangan" Chatayev, veteran Perang Chechnya.

01 Juli 2016 16:48

Tiga pengebom bunuh diri di Bandar Udara Ataturk di Kota Istanbul, Turki, memasuki negara itu dari Raqqah di utara Suriah.

Serangan bunuh diri pada Selasa malam lalu ini menewaskan 43 orang dan melukai 230 lainnya.

Menurut sejumlah pejabat Turki, ketiga pelaku bagian dari sel berjumlah tujuh orang. Mereka tiba di Turki pada 25 Mei.

Salah satu pelaku bernama Usman Vadinov dari Chechnya. Laporan lain menyebutkan Vadinov berasal dari Dagestan, berbatasan dengan Chechnya, dan masih masuk wilayah kedaulatan Rusia.

Ketiga pelaku Teror Istanbul ini diyakini berada di bawah komando Ahmad "Satu Tangan" Chatayev, veteran Perang Chechnya Kedua. Badan intelijen Rusia tahun lalu menyebut Chatayev sebagai salah satu komandan penting di antara kontingen jihadis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) asal negara pecahan Uni Soviet.  

Diperkirakan ada lima ribu jihadis dari wilayah Kaukasus Utara, Rusia, bergabung dengan milisi ISIS di Suriah dan Irak. Kebanyakan dari mereka merupakan veteran gerakan separatis Chechnya. Mereka dikenal tidak memiliki rasa takut dan pantang menyerah.

Dua pengebom bunuh diri lainnya, menurut seorang pejabat senior Turki, adalah warga negara Uzbekistan dan Kirgistan.

Foto Aisyah bersama suaminya di pelaminan, pemberian seorang pemberontak kepada saya saat berkunjung ke rumah Aisyah di Tripoli, Libya, 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Janda dan dua anak dari mendiang Muammar Qaddafi diizinkan bepergian ke mana saja

Hanya Saif al-Islam, anak Qaddafi memilih tinggal di Libya.

Menteri Informasi Libanon George Qardahi mundur pada 3 Desember 2021. (Middle East in 24)

Menteri informasi Libanon berhenti agar hubungan dengan Saudi membaik

Qardahi menyebut Al-Hutiyun membela diri dari agresi Saudi dan sekutunya.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Duta besar Saudi bantah negaranya ancam Indonesia untuk tolak resolusi soal perang Yaman

"Hubungan antara Saudi dan Indonesia kukuh dan tidak berdasarkan ancaman atau ketidaksepakatan," kata Isam Abid.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Saudi ancam Indonesia jika tidak tolak resolusi untuk selidiki kejahatan perang di Yaman

Saudi akan mempersulit warga Indonesia berhaji dan berumrah kalau tidak menolak resolusi itu.





comments powered by Disqus