kabar

Pangeran Saudi liburan di Turki umbar aurat dan alkohol

Rombongan Pangeran Nawaf as-Saud juga menyewa sejumlah model Swedia dan tersedia pula minuman beralkohol.

13 Juli 2016 16:42

Di negara asalnya Arab Saudi, anggota keluarga kerajaan termasuk Pangeran Nawaf as-Saud, berkafiyeh dan bergamis saban kali tampil di muka umum. Pakaian tradisional menutup aurat ini dipakai lantaran syariat Islam berlaku di negara Kabah itu.

Tapi kalau sudah di luar negeri, syariat Islam seolah tidak berlaku. Prinsip ini pula dipegang oleh Pangeran Nawaf as-Saud saat berlibur empat hari di Bodrum, salah satu kawasan wisata paling eksklusif di Turki. Lokasinya di lepas pantai Aegea.

Dengan kapal pesiar supermewahnya, Pangeran Nawaf tidak hanya mengajak keluarga dan teman-temannya. Dia juga menyewa model-model seksi dan cantik dari Swedia dan negara-negara Skandianvia. Tidak ketinggalan pula minuman beralkohol juga tersedia di kapal pesiarnya.

Kalau di Saudi, Pangeran Nawaf tidak mungkin bercelana pendek dan bertelanjang dada di tempat umum. Dia juga tidak mungkin berdekatan dengan perempuan bukan muhrim.

Tapi selama liburan di Bodrum, Pangeran Nawaf asyik dipeluk seorang gadis berbikini saat mengendarai jet ski. Sejumlah perempuan berbikini, termasuk dari keluarga kerajaan, terlihat di atas kapal pesiar milik Pangeran Nawaf. Padahal kalau di Saudi, kaum hawa mesti tampil seragam: berabaya, berjilbab, dan bercadar serba hitam. Pangeran Nawaf 2

Kepada kantor berita Dogan, sejumlah pejabat Turki membenarkan liburan menghebohkan itu dilakoni Pangeran Nawaf. Bahkan dilaporkan pula, anak raja Saudi sekaligus Wakil Putera Mahkota dan Menteri Pertahanan Pangeran Muhammad Salman juga ada dalam kapal pesiar itu.

Rombongan Pangeran Nawaf dikabarkan meninggalkan tip seribu euro bagi pelayan setelah makan malam di sebuah restoran mewah di Bodrum.

Liburan kontroversial rombongan Pangeran Nawaf ini langsung menjadi berita utama di media-media Turki. Kebanyakan pengguna Twitter mengecam tindakan Pangeran Nawaf sebagai hipokrit.  

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi masih tahan selusin pangeran di Penjara Al-Hayar

Mereka menolak menyerahkan sebagian harta mereka sebagai syarat pembebasan.

Rekaman video menunjukkan seorang pangeran Arab Saudi menyerang dua polisi di Kota Madinah, 14 Juni 2018. (Media Sosial)

Pangeran Arab Saudi pukuli dua polisi di Madinah

Polisi sudah menangkap keempat tersangka.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Trump sokong penangkapan atas para pangeran di Arab Saudi

Sikap Trump berubah mendukung Pangeran Muhammad bin Salman setelah menerima fulus.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Daftar pangeran, pengusaha, dan pejabat Arab Saudi ditahan atas dugaan korupsi

Mereka yang ditangkap termasuk Pangeran Al-Walid bin Talal dan Bakr Bin Ladin, pemilik perusahaan konstruksi Saudi Binladin Group.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Senat Amerika sepakat anak Raja Salman terlibat pembunuhan Khashoggi

Senat juga mengesahkan resolusi meminta Amerika menghentikan keterlibatannya dalam Perang Yaman dimotori Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

14 Desember 2018

TERSOHOR