kabar

Nice attack

Hollande memutuskan memperpanjang status darurat nasional untuk tiga bulan ke depan. Dia menambahkan negaranya bakal mengerahkan tentara cadangan untuk memperkuat penjagaan di perbatasan.

15 Juli 2016 13:23

Ribuan orang tengah berkumpul di kawasan Pantai Neptunus di Kota Nice, selatan Prancis, semalam waktu setempat atau dini hari ini waktu Jakarta, saat serangan teror itu terjadi.

Mereka sedang merayakan Hari Bastille, peringatan penyerbuan ke penjara Bastille pada 14 Juli 1789 dan merupakan puncak dari Revolusi Prancis. Momen itulah mengubah negara Mode ini dari kerajaan menjadi republik.

"Kami lagi di Pantai Neptunus dan pesta kembang api baru saja selesai. Saat itulah kami melihat sebuah truk peti kemas putih datang," kata saksi mengaku bernama Antoine. "Truk itu mengebut dengan kecepatan 60-70 kilometer."

Pengemudi truk akhirnya tewas ditembak merupakan warga negara Prancis keturunan Tunisia. Dia juga penduduk Nice, namun identitasnya belum diumumkan.

Pelaku kedua, masih buron, turun dari dalam truk dan menembaki kerumunan orang.

Hingga artikel ini dilansir, data resmi dari pemerintah Prancis menyebutkan 84 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya cedera.

Presiden Prancis Francois Hollande, tadinya berencana mencabut keadaan darurat ditetapkan sejak Teror Paris menewaskan 130 orang tahun lalu, memutuskan memperpanjang status darurat nasional untuk tiga bulan ke depan. Dia menambahkan negaranya bakal mengerahkan tentara cadangan untuk memperkuat penjagaan di perbatasan.

Hollande juga bersumpah bakal meningkatkan serangan terhadap milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Irak dan Suriah. "Kami akan melanjutkan gempuran terhadap pihak menyerang kami di tanah air kami sendiri."

Lewat keterangan tertulis, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengutuk kebiadaban itu sekaligus menyampaikan ucapan duka kepada seluruh korban.

Setelah mengetahui kejadian itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta Konsulat Jenderal Indonesia di Marseille, membawahi wilayah selatan Prancis, mencari tahu kondisi warga negara Indonesia. Sejauh ini tidak ada WNI menjadi korban. Namun KJRI Marseille terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, menelusuri tempat-tempat perawatan korban, serta menghubungi WNI tinggal di Nice dan sekitarnya.  

Terdapat 725 warga Indonesia di wilayah Perancis Selatan, termasuk sepuluh  keluarga tinggal di Nice dan sekitarnya.

Meski belum ada klaim resmi, kelompok-kelompok pro-ISIS merayakan serangan teror di Nice itu dengan tanda pagar Nice_Attack. Majalah mingguan terbitan Prancis, Paris Match, melaporkan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas Teror Nice.

Badan intelijen Eropa sebelumnya sudah memperingatkan ratusan jihadis ISIS sudah tiba di Benua Biru itu dengan menyamar dalam gelombang pengungsi.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Poster Huzaifah al-Badri, putra pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, tewas dalam pertempuran di Homs, Suriah. (Amaq)

Putra pemimpin ISIS tewas di Suriah

Baghdadi memiliki empat anak dari istri pertama dan satu putra dari iatri kedua.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

yair netanyahu

Facebook blokir akun anak Netanyahu karena berkomentar anti-muslim

"Semua orang Yahudi pergi (dari Israel) atau warga Palestina angkat kaki," tulis Yair. "Saya lebih suka pilihan kedua."

18 Desember 2018

TERSOHOR