kabar

Tentara Israel dilarang main Pokemon Go

Militer Israel mencemaskan aplikasi Pokemon Go bisa membikin tentara mereka membocorkan informasi sensitif soal pangkalan dan operasi militer.

16 Juli 2016 01:09

IDF (Pasukan Pertahanan Israel) telah menyebarluaskan sebuah pesan kepada seluruh prajurit negara Zionis itu. Isinya: aplikasi permainan terbaru Pokemon, Pokemon Go, tidak boleh digunakan di markas-markas militer.

Gim baru untuk telepon pintar ini berdasarkan karakter dalam video gim Nintendo, yakni Squirtle dan Pikachu, meminta akses lokasi dan kamera para pemainnya agar mereka bisa memainkan Pokemon Go.

"Gim itu sebuah sumber buat mendapatkan informasi," tulis peringatan dilansir oleh Departemen Keamanan Informasi IDF. "Gim itu tidak boleh dimainkan di markas militer!"

Militer Israel mencemaskan aplikasi Pokemon Go bisa membikin tentara mereka membocorkan informasi sensitif soal pangkalan dan operasi militer.

Pihak IDF sebelumnya sudah melarang serdadu menggunakan media sosial lainnya selama berada di markas militer atau sedang melaksanakan operasi.

Pokemon Go, dirilis terbatas Rabu pekan lalu di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru, telah menjadi fenomena global. Tingkat pemakaiannya tertinggi dibanding aplikasi lainnya.

Pokemon Go digunakan 43 menit sehari, sedangkan WhatsApp hanya 30 menit per hari, Instagram (25 menit), Snapchat (22 menit), dan Messenger (12 menit).

Negara-negara Arab, seperti Mesir dan Arab Saudi, juga telah melarang permainan Pokemon Go karena masalah keamanan negara.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Bos Mossad: pengumuman normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel setelah pemilihan presiden Amerika

Hampir 80 persen rakyat Saudi ingin negaranya menjalin hubungan resmi dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Sudan dan Israel sepakat berdamai

"Negara Israel dan Republik Sudan telah setuju untuk berdamai," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR