kabar

Lelaki Saudi ingin beli telepon seluler wartawan yang dihubungi Erdogan saat kudeta

Abu Rakan ingin membeli telepon seluler kepunyaan wartawan CNN Turk itu seharga satu juta riyal.

18 Juli 2016 22:29

Seorang lelaki asal Arab Saudi, hanya dikenal dengan nama Abu Rakan, tertarik membeli telepon seluler kepunyaan wartawan stasiun televisi CNN Turk.

Lewat telepon seluler wartawan itulah, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan kepada seluruh rakyatnya untuk turun ke jalan menolak kudeta, hingga akhirnya upaya buat menggulingkan Erdogan digagalkan hanya dalam lima jam. Pemimpin dari AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) itu menghubungi sang wartawan lewat aplikasi telepon video Face Time.

Abu Rakan tidak main-main soal niatnya itu. Lewat akun Twitternya, dia ingin membeli telepon seluler wartawan CNN Turk itu seharga satu juta riyal (US$ 266.666). Abu Rakan menyebut telepon seluler wartawan itu sebagai "telepon kebebasan".

Kudeta gagal pada Jumat malam pekan lalu itu menewaskan 265 orang, tidak termasuk 104 tentara terlibat. Pemerintah telah menangkap sekitar enam ribu tentara, hakim, dan kaum oposisi. Sebanyak 29 kolonel dan lima jenderal perencana kudeta telah diberhentikan dan ditahan.

Wartawan pengkritik Arab Saudi Jamal Khashoggi. (Twitter)

Erdogan sebut otoritas tertinggi di Arab Saudi perintahkan habisi Khashoggi

Dia tidak meyakini Raja Salman sebagai pemberi perintah.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan menangi pemilihan presiden Turki

Turki beralih ke sistem presidensial.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersama istri. (Hurriyet Daily News)

Erdogan menangi referendum

Hasil ini mengubah sistem pemerintahan Turki dari parlementer menjadi presidensial.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Kumis ala Erdogan populer di kalangan pejabat Turki

Para pejabat dan menteri kini ikut-ikutan berkumis.





comments powered by Disqus