kabar

Turkish Airlines pecat 211 karyawan karena terkait gerakan Gulen

Sebanyak 198 karyawan Turk telekom juga diberhentikan dengan alasan serupa.

26 Juli 2016 05:16

Turkish Airlines bilang Ahad malam lalu memberhentikan 211 karyawannya karena terkait gerakan Gulen. Mereka yang dipecat termasuk kru kabin.

Setelah kudeta gagal Jumat dua pekan lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding Fethullah Gulen, ulama Turki menetap di Amerika Serikat, sebagai dalang. Dia bersumpah bakal membersihkan semua institusi negara dari orang-orang Gulen.

Seorang pejabat di Turkish Airlines, maskapai terbesar keempat di Eropa, menolak berkomentar.

Situs berita thelira.com menulis Turkish Airlines memecat 250 kru kabin dan seratus staf manajemen serta administrasi. Airporthaber.com melaporkan mereka yang diberhentikan termasuk wakil CEO urusan keuangan.

Setelah kudeta gagal itu, rezim Erdogan telah menahan dan memberhentikan 60 ribu orang pegawai negeri, tentara, jaksa, hakim, polisi karena diduga terkait gerakan Gulen.

Pembersihan terhadap orang-orang Gulen juga terjadi di perusahaan telekomunikasi Turk Telekom, 30 persen sahamnya milik pemerintah. Sebanyak 198 orang Jumat lalu dipecat dengan alasan bekerja sama dengan pasukan keamanan. Jaksa juga telah memanggil sejumlah manajer di Turk Telekom untuk diperiksa terkait kudeta.

Fethullah Gulen dan Recep Tayyip Erdogan semasa masih bersahabat. (Daily Mail)

Turki secara resmi minta Amerika tangkap Gulen

"Tapi kami perlu memenuhi persyaratan hukum sesuai aturan berlaku di negara kami," kata Biden.

Suasana di Turki setelah militer mengambil alih negara itu lewat kudeta. (Juli 2016)

Turki akan bebaskan 38 ribu tahanan karena penjara kelebihan penghuni setelah kudeta

Keputusan itu berlaku bagi pelaku kejahatan sebelum 1 Juli 2016.

Sekitar 40 ribu warga Jerman berdarah Turki berunjuk rasa mendukung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Kota Cologne, Jerman, 31 Agustus 2016. (Breit Bart)

Jerman larang siarkan pidato Erdogan

Hubungan kedua negara memang memburuk setelah Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan keprihatinan mendalam atas bersih-bersih ala Erdogan.

Hainler Mezarligi atau Pemakaman Pengkhianat, kompleks kuburan khusus bagi mayat-mayat pelaku kudeta 15 Juli, dibangun di Kota Istanbul, Turki. (Gazate Port)

Turki cabut paspor milik 50 ribu orang diduga terkait gerakan Gulen

Sebanyak 1.700 perwira tinggi sudah dipecat dengan tidak hormat dan 99 kolonel setia kepada Erdogan dipromosikan menjadi jenderal.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.

12 Desember 2018

TERSOHOR