kabar

Hina Saudi dan Bahrain, anggota parlemen Kuwait divonis 14 tahun penjara

Dasyti Mei lalu juga menyatakan akan membentuk sebuah koalisi untuk mengajukan gugatan hukum terhadap Saudi karena telah menyebar teror di kawasan dan seluruh dunia.

27 Juli 2016 21:16

Anggota parlemen Kuwait Abdul Hamid Dasyti telah divonis 14 tahun penjara karena mencerca dua negara tetangga di kawasan Arab Teluk, Arab Saudi dan Bahrain. Hukuman itu termasuk sebelas tahun enam bulan kurungan atas penistaan terhadap negara Kabah.

Dia juga diadili atas kasus pelecehan terhadap sistem hukum Kuwait.

Parlemen Kuwait Maret lalu menyetujui pencabutan kekebalan hukum dimiliki Dasyti setelah muncul kasus penghinaan terhadap Arab Saudi. Menurut hukum berlaku di Kuwait, siapa saja bertindak memusuhi sebuah negara asing bisa mengarahkan Kuwait terlibat perang atau merusak hubungan diplomatik dengan negara lain bakal dipenjara.

Kementerian Luar Negeri Kuwait telah menerima sebuah memo resmi dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Ibu Kota Kuwait City setelah Dasyti muncul di stasiun televisi asal Suriah Al-Ikhbariyah Februari tahun ini. Dalam siaran itu, dia mengecam Saudi.

Dasyti Mei lalu juga menyatakan akan membentuk sebuah koalisi untuk mengajukan gugatan hukum terhadap Saudi karena telah menyebar teror di kawasan dan seluruh dunia.  

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, mengunjungi Israel pada 21-25 Juli 2019. (Twitter)

Wartawan Arab Saudi kunjungi Israel

Keenam wartawan Arab itu hari ini dijadwalkan diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.





comments powered by Disqus