kabar

Lelaki Saudi kurung putrinya karena berciuman dan berpelukan dengan mahasiswa Amerika

Muhammad al-Jiffiri membawa paksa Aminah dari Swansea saat berusia 16 tahun karena dia tidak ingin putrinya itu bergaya hidup kebarat-baratan.

31 Juli 2016 08:50

Aminah al-Jiffiri, 21 tahun, mengklaim dikurung dalam sebuah kandang oleh ayahnya, Muhammad al-Jiffri, 62 tahun, di rumahnya sendiri di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Aminah mengaku dia dikandangkan lantaran ketahuan berpelukan dan berciuman dengan mahasiswa Amerika Serikat merupakan teman satu kampusnya. Dia sudah dikandangkan sejak tahun lalu. Sedangkan mahasiswa Amerika itu telah dipenjara.

Surat kabar the Times melaporkan Aminah November tahun lalu mengirim sebuah foto kepada Robyn Lewis, temannya di Kota Swansea, Inggris. "Aminah mengirim pesan kepada saya, dia bilang dia tidak mau tinggal di Arab Saudi," kata Robyn. "Dia katakan kamu harus menolong saya untuk keluar dari sini (Arab Saudi)."

Robyn menambahkan selain mengirim foto dirinya dalam kandang, Aminah juga menulis pesan: "Hanya karena saya berdandan, saya didandan dalam sebuah kandang."

Aminah sempat kabur dari kediaman ayahnya dan sudah memberitahu kasusnya kepada pengacara Anne-Marie Hutchinson. Tim kuasa hukumnya telah mengajukan gugatan hukum di Ibu Kota London, Inggris, terhadap Muhammad al-Jiffiri untuk melindungi Aminah.

Muhammad al-Jiffiri membawa paksa Aminah dari Swansea saat berusia 16 tahun karena dia tidak ingin putrinya itu bergaya hidup kebarat-baratan. "Saya tidak akan membiarkan Aminah kembali ke kehidupan beracun," ujar Muhammad al-Jiffiri.

Hakim Pengadilan Tinggi London Justice Holman bilang Muhammad al-Jiffiri, pengajar di Universitas Raja Abdul Aziz di Jeddah, mengakui mengandangkan putrinya itu saban kali dia keluar rumah. Aminah tidak bisa berteriak meminta pertolongan lantaran jendela flat dihuni ayahnya itu tertutup rapat.

Marcus Scott-Manderson, kuasa hukum dari Muhammad al-Jiffiri, menjelaskan sang ayah sangat mencemaskan soal gaya hidup Aminah di Wales. "Dia adalah kepala keluarga, jadi dia berhak menetapkan standar moral dan budaya sendiri."    

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Putera mahkota Saudi tiba di Jakarta Senin sore

Ini bakal menjadi lawatan luar negeri pertama Bin Salman setelah citra Saudi dan dirinya ternoda akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi.





comments powered by Disqus