kabar

Putera mahkota Arab Saudi batalkan kunjungan ke Indonesia

Pangeran Muhammad bin Nayif dijadwalkan datang Kamis pekan depan, namun dibatalkan, termasuk kunjungan ke Pakistan, India, dan Jepang.

18 Agustus 2016 16:32

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Nayif membatalkan rencana lawatannya ke Indonesia, tadinya dijadwalkan pekan depan.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel bilang Pangeran Muhammad bin Nayif dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 25 Agustus atau Kamis minggu depan. Rencana lawatan dari keponakan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungannya ke Pakistan, India, Indonesia, dan Jepang.

"Dia dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 25 Agustus tapi dibatalkan. Semua rangkaian lawatan ke empat negara itu juga dibatalkan," kata Agus Maftuh kepada Albalad.co melalui WhatsApp hari ini. Namun dia mengaku tidak mengetahui alasan pembatalan itu.

Agus Maftuh belum bisa memastikan kapan Pangeran Muhammad bin Nayif, juga menjabat menteri dalam negeri, bakal ke Jakarta.  

Dalam jumpa pers mingguan di kantornya hari ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir membenarkan soal rencana kunjungan Pangeran Muhammad bin Nayif ke Indonesia. "Ada indikasi memang putera mahkota Saudi akan ke Indonesia, sedang kita cari jadwal cocok." 

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan gelar misa di Abu Dhabi

Sekitar sejuta ekspatriat pemeluk Katolik Roma diperkirakan hadir dalam misa itu.

Muhammad Ramadan, pengacara hak asasi manusia  ditangkap aparat keamanan Mesir karena memakai rompi kuning pada 10 Desember 2018. (Facebook)

Mesir tangkap seorang pengacara karena pakai rompi kuning

Hukum berlaku di Mesir tidak bisa menangkap orang lantaran memiliki rompi kuning.

Demonstran berompi kuning.  (Twitter)

Mesir batasi penjualan rompi kuning jelang peringatan delapan tahun revolusi

Kairo khawatir demonstrasi di Paris menular ke Mesir.

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.





comments powered by Disqus