kabar

177 warga Indonesia ditangkap karena pergi haji pakai paspor Filipina

Tiap orang membayar US$ 6 ribu sampai US$ 10 ribu.

20 Agustus 2016 11:03

Imigrasi Filipina kemarin menangkap 177 warga negara Indonesia saat akan berangkat haji menggunakan paspor palsu Filipina. Penangkapan itu berlangsung di Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino.

Komisioner Biro Imigrasi Filipina Jaime Morente menjelaskan 177 warga Indonesia itu ditahan sebelum memasuki pesawat Philippine Airlines tujuan Madinah, Arab Saudi. Mereka ketahuan setelah diwawancarai tidak bisa berbahasa Tagalog, Maranao, Cebuano, atau Maguindanao. 177 calon jamaah haji Indonesia ini hanya berbicara dalam bahasa Inggris.

Morente bilang mereka dibekuk bareng lima warga Filipina, diyakini sebagai anggota sindikat pemalsu paspor negara itu. Dia menambahkan masig-masing warga Indonesia ini membayar US$ 6 ribu hingga US$ 10 ribu untuk bisa berangkat haji memakai paspor Filipina.

Sebanyak 177 warga negara Indonesia ini berangkat haji lewat Filipina karena memanfaatkan kuota haji masih sisa di negara itu. "Tidak ada lagi kuota haji untuk warga Indonesia," kata salah seorang jamaah ditahan.

Mereka mengungkapkan datang ke Filipina secara terpisah sebagai pelancong beberapa pekan lalu, sebelum pemberangkatan ke Arab Saudi diatur lima orang Filipina itu. Mereka dijadwalkan terbang ke negara Kabah tersebut pada 18 dan 19 Agustus.

Morente menambahkan pihak imigrasi akan segera mendeportasi 177 warga Indonesia itu setelah semua identitas asli mereka dipastikan oleh KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Manila. Mereka kini ditahan di tahanan imigrasi di Taguig City.

Morente mengungkapkan Biro Imigrasi mulai melakukan penyelidikan soal pemalsuan paspor Filipina setelah Presiden Rodrigo Duterte memberitahu ada warga negara asing menggunakan paspor Filipina untuk berhaji.

Aktivis Arab Saudi, Abdul Aziz al-Audah, ditahan karena mendukung Palestina. (Twitter)

Saudi tahan kerabat ulama tersohor karena berkomentar dukung Palestina

Saudi memang telah menyatakan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris. 

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi tangkap pemuda gay bercelana pendek di pantai

Suhail mengunggah foto dirinya bercelana pendek warna coklat dengan corak tutul pada 6 Oktober lalu. Dia memang secara terbuka menyatakan dirinya adalah kaum penyuka sesama jenis.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi tahan 181 warga Indonesia karena hendak berhaji tanpa izin

Puluhan warga Indonesia lainnya terkatung-katung usai melaksanakan ibadah haji karena tidak memiliki tiket pulang.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat meninjau persiapan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia musim ini di Kota Madinah, Arab Saudi. (KJRI Jeddah buat Albalad.co)

Menteri Agama tinjau pemondokan jamaah haji Indonesia di Madinah

Menteri Lukman Hakim Saifuddin meninjau pemondokan terjauh dan terdekat dari Masjid Nabawi.





comments powered by Disqus