kabar

Panglima TNI hadiri peringatan 10 tahun tugas Pasukan Garuda di Libanon

"Saya ingin menegaskan prajurit TNI memiliki bekal mendasar dalam setiap pelaksanaan misi tugasnya, yakni memenangkan hati dan pikiran rakyat," kata Jenderal Gatot Nurmantyo.

01 September 2016 10:30

Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia) Jenderal Gatot Nurmantyo Selasa malam lalu waktu setempat acara peringataan 10 tahun tugas Pasukan Garuda tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Hotel Phoenicia, Ibu Kota Beirut, Libanon.

Pasukan Garuda ini ditugaskan ke wilayah perbatasan Libanon dengan Israel setelah berakhirnya perang antara Hizbullah dan Israel pada musim panas 2006. Perang 34 hari ini, menurut Amnesty International, menewaskan 1.191 warga sipil Libanon, sedangkan di pihak Israel hanya 44 orang terbunuh.

Acara digelar KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Beirut ini dihadiri para pejabat Libanon, perwira tinggi militer, dan duta-duta besar negara sahabat, tokoh politik, dan kaum ulama, dalam siaran pers KBRI Beirut diterima Albalad.co kemarin.  

Dalam sambutannya, Gatot menyampaikan penghargaan kepada pemerintah, angkatan bersenjata, dan rakyat Libanon karena menyambut positif kehadiran Kontingen Garuda, bertugas menjalankan amanah resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa nomor 1701. "Saya ingin menegaskan prajurit TNI memiliki bekal mendasar dalam setiap pelaksanaan misi tugasnya, yakni memenangkan hati dan pikiran rakyat," katanya.

Duta Besar Indonesia untuk Libanon Achmad Chozin Chumaidy bilang peringatan ini merupakan wujud rasa syukur atas keberhasilan dan prestasi-prestasi prajurit TNI dalam misi internasional. "Kontingen Garuda TNI patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya karena prajurit TNI tidak hanya bertugas menjaga perdamaian, namun juga telah bertugas menjadi duta-duta bangsa turut melakukan diplomasi budaya, memperkuat dan memperkokoh hubungan bilateral serta keberhasilan diplomasi Indonesia di dunia internasional," ujarnya.

Acara resepsi dimeriahkan dengan penampilan tarian tradisional Sirih Kuning, Saman aceh, Jaranan, dan tari Bali oleh tim seni KRI (Kapal Republik Indonesia) Bung Tomo 357, serta pameran foto kegiatan pasukan Garuda selama bertugas.

Di hari terakhir lawatannya, Gatot kemarin menghadiri upacara pemberian medali kehormatan bagi Kontingen Garuda, dilaksanakan di markas Indobatt UN POSN 7-1 di Adsit al-Qusair, Libanon Selatan.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Bos Mossad: pengumuman normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel setelah pemilihan presiden Amerika

Hampir 80 persen rakyat Saudi ingin negaranya menjalin hubungan resmi dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Sudan dan Israel sepakat berdamai

"Negara Israel dan Republik Sudan telah setuju untuk berdamai," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR