kabar

Mengaku atheis, lelaki Saudi divonis 10 tahun penjara dan dua ribu cambukan

Arab Saudi menyamakan atheisme dengan terorisme.

02 September 2016 16:54

Sebuah pengadilan di Arab Saudi telah memvonis seorang lelaki mengaku atheis dengan hukuman sepuluh tahun penjara, dua ribu cambukan, dan denda empat ribu pound sterling.

Pria Saudi tidak disebut identitasnya itu ditangkap dan diadili setelah polisi syariah menemukan 600 cuitan di akun Twitternya. Lelaki ini tidak mengakui adanya Tuhan, menghina Al-Quran, serta menuding semua rasul pembohong.

Lelaki tersebut didakwa melanggar sebuah undang-undang kontroversial dikeluarkan oleh Raja Abdullah bin Abdul Aziz dua tahun lalu. Menurut beleid itu, atheisme dianggap terorisme.

Selama menjalani sidang, pria ini menolak bertobat. Dia bilang dia berhak mengungkapkan keyakinannya di depan publik.  

"Pemerintah Saudi tidak menolerir segala kritikan atas kebijakan mereka, namun aturan baru itu menyamakan hampir semua pendapat kritis dan perkumpulan independen sebagai tindakan terorisme," kata Joe Stork, Wakil Direktur Human Rights Watch untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus