kabar

BNPT pantau jihadis ISIS asal Indonesia pulang dari Suriah dan Irak

Suhardi Alius belum bisa memastikan jumlah jihadis ISIS telah pulang ke Indonesia.

15 September 2016 11:01

Terdesaknya ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Suriah, Irak, dan Libya telah membikin para jihadisnya kembali ke negara asal mereka. Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Komisaris Jenderal Suhardi Alius pun menyadari hal itu.

Sebab itu, dia bilang BNPT bekerja sama dengan lembaga terkait, termasuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Kementerian Luar Negeri, memantau kepulangan para jihadis ISIS itu.

"Kita juga melihat fenomena itu (kepulangan jihadis ISIS ke negara asal, termasuk Indonesia)," kata Suhardi kepada wartawan di kompleks Dewan Perwakilan Rakyat hari ini. "Yang mesti kita pikirkan ke depan itu bagaimana kita menerima mantan kombatan di sana, termasuk anak dan istri mereka. Mereka sudah radikal, bagaimana penanganan di sini. Itu harus kita formulasikan."

Suhardi mengaku belum bisa memastikan berapa jumlah jihadis ISIS dari Indonesia telah kembali ke tanah air.  

ISIS, muncul pertama kali pada 2012 lewat ISI (Negara Islam Irak) dibentuk oleh Abu Musab az-Zarqawi, mencapai puncak kekuasaannya dua tahun lalu setelah merebut Raqqah dan Mosul, kota terbesar kedua di Irak. Di Mosul pula, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya kekhalifahan Islam dengan dirinya sebagai khalifah.

Namun setahun kemudian kekuatan ISIS mulai tergerus. Satu-satu daerah mereka caplok di Irak dan Suriah berhasil direbut kembali oleh pasukan pemerintah kedua negara itu. Basis ISIS di Sirte, kampung halaman mendiang Muammar al-Qaddafi, di Libya juga sudah habis.

Kondisi inilah memaksa para jihadis ISIS - berasal dari 80 negara dan berjumlah sekitar 15 ribu orang - pulang ke negara masing-masing.  

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.





comments powered by Disqus