kabar

Khamenei perintahkan Ahmadinejad tidak ikut pemilihan presiden

Khamenei menilai pencalonan Ahmadinejad bisa memecah persatuan Iran.

26 September 2016 21:54

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei telah memerintahkan Mahmud Ahmadinejad untuk tidak mengikuti pemilihan presiden, dijadwalkan digelar Mei tahun depan.  

"Dia (Ahmadinejad) sudah datang kepada saya dan saya bilang kepada dia untuk tidak maju (dalam pemilihan presiden) karena tidak sesuai kepentingannya dan kepentingan negara," kata Khamenei, seperti dilansir kantor berita resmi IRNA hari ini. "Pencalonan Ahmadinejad akan menciptakan perpecahan di antara dua kutub dalam negara ini dan saya percaya itu merugikan."

Ahmadinejad memang belum mengumumkan bakal ikut bertarung dalam pemilihan presiden tahun depan, namun komentar-komentarnya belakangan mengisyaratkan dia akan kembali berpolitik.

Tapi instruksi Khamenei itu secara efektif menghancurkan kesempatan Ahmadinejad menggaet sokongan luas dia perlukan untuk menang menjadi presiden buat periode ketiga.

Popularitas Presiden Hasan Rouhani melonjak setelah tahun lalu mencapai kesepakatan nuklir dengan pihak Barat, puncaknya sanksi ekonomi atas Iran dicabut Januari tahun ini.

Pesaing potensial lainnya, Komandan Garda Revolusi Qasim Sulaimani - memimpin perang menghadapi milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Suriah dan Irak - bulan ini bilang tidak tertarik mencalonkan diri sebagai presiden.

Ahmadinejad terpilih pertama kali sebagai presiden pada 2005. Meski muncul tudingan kecurangan, pemimpin berhaluan keras dan kerap mengecam Barat serta Israel ini menang lagi dalam pemilihan 2009, memicu terjadinya protes besar-besaran di mana sejumlah orang tewas dan ratusan lainnya ditangkap.

Hukum di Iran melarang presiden menjabat tiga periode berurutan. Tapi Ahmadinejadi boleh ikut pemilihan lagi karena sudah diselingi oleh masa jabatan Rouhani.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. (Kantor Ali Khamenei/New York Post)

Pasukan pengawal Khamenei ditempatkan di perbatasan Iran-Irak

Brigade As-Sabrin biasa diterjunkan di lokasi-lokasi bakal dikunjungi Khamenei.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.

Presiden Joko Widodo dan Presiden Iran berjabat tangan saat keduanya bertemu di Istana Jumhuri di Ibu Kota Teheran, Iran, 14 Desember 2016. (Biro Pers RI 1)

Hasan Rouhani terpilih lagi sebagai presiden Iran

Dia unggul dari Ibrahim Raisi, kandidat dari kalangan konservatif.

Ibrahim Raisi, diyakini sebagai calon terkuat buat menggantikan Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran. (raisi.org)

Raisi, penantang kuat Rouhani

Dikenal dekat dengan Khamenei dan badan intelijen, Raisi selalu dipandang sebagai calon pengganti Khamenei, kini berusia 77 tahun, ketimbang sebagai presiden.





comments powered by Disqus