kabar

iPhone 8 sedang dibikin di Israel

Kantor Apple di Kota Herzliya merupakan pusat riset dan pengembangan produk terbesar kedua Apple di dunia.

02 Oktober 2016 04:10

Apple dikabarkan menggunakan kantornya di Kota Herzliya, wilayah tengah Israel, untuk membikin produk baru disebut iPhone 8.

Seorang pegawai Apple menolak ditulis namanya mengungkapkan kepada Business Insider Rabu lalu, para pegawai Apple di Israel tengah mengembangkan semua produk baru perusahaan teknologi komunikasi raksasa asal Amerika Serikat itu.

Kantor Apple di Herzliya diperkirakan mempekerjakan 800 orang. CEO Apple Tim Cook pernah bilang kantor Apple di Herzliya merupakan pusat riset dan pembuatan produk terbesar kedua Apple di dunia. Apple juga masih memiliki kantor di Kota Haifa, utara Israel, dengan 200 karyawan.

Staf itu mengatakan produk iPhone terbaru itu nantinya diberi nama iPhone 8 bukan iPhone 7s. Dia menambahkan iPhone 8 itu akan sangat berbeda dari produk-produk telepon cerdas bikinan Apple sebelumnya.

Kantor Apple di Herzliya diresmikan tahun lalu.

Foto Aisyah bersama suaminya di pelaminan, pemberian seorang pemberontak kepada saya saat berkunjung ke rumah Aisyah di Tripoli, Libya, 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Janda dan dua anak dari mendiang Muammar Qaddafi diizinkan bepergian ke mana saja

Hanya Saif al-Islam, anak Qaddafi memilih tinggal di Libya.

Menteri Informasi Libanon George Qardahi mundur pada 3 Desember 2021. (Middle East in 24)

Menteri informasi Libanon berhenti agar hubungan dengan Saudi membaik

Qardahi menyebut Al-Hutiyun membela diri dari agresi Saudi dan sekutunya.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Duta besar Saudi bantah negaranya ancam Indonesia untuk tolak resolusi soal perang Yaman

"Hubungan antara Saudi dan Indonesia kukuh dan tidak berdasarkan ancaman atau ketidaksepakatan," kata Isam Abid.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Saudi ancam Indonesia jika tidak tolak resolusi untuk selidiki kejahatan perang di Yaman

Saudi akan mempersulit warga Indonesia berhaji dan berumrah kalau tidak menolak resolusi itu.





comments powered by Disqus