kabar

Raja Salman ke Indonesia 15 Oktober

Putera mahkota Saudi akan membeli lahan sepuluh ribu hektare buat membangun resor di Sumatera Barat.

04 Oktober 2016 13:45

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 15 Oktober mendatang.

Muhammad Hasan, Ketua Komite Bilateral Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia Timur Tengah, menjelaskan Raja Salman akan datang selama dua atau tiga hari. "Dia direncanakan datang pada 15-17 Oktober nanti," katanya kepada Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini.

Dia menambahkan rombongan Raja Salman akan terdiri dari empat jet pribadi dan bakal mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Raja Salman bakal datang ditemani Putera Mahkota sekaligus keponakannya Pangeran Muhammad bin Nayif.

Muhammad Hasan bilang dalam lawatan kenegaraan Raja Salman itu, kedua negara bakal meneken nota kesepahaman untuk empat proyek besar, yakni kilang minyak di Cilacap, kilang gas di Jambi, wisata di Sumatera Barat, dan pembelian persenjataan dengan PT Pindad.

Dia mengatakan proyek beli senjata oleh Saudi dari Pindad sudah berjalan namun dia mengaku tidak tahu detailnya. Untuk proyek wisata di tanah Minang, Pangeran Muhammad bin Nayif bakal membeli lahan seluas sepuluh ribu hektare untuk membangun resor.

Muhammad Hasan mengakui pemerintah tadinya menyediakan jadwal bagi lawatan Raja Salman pada 5-7 Oktober. Jika jadi, ini bakal jadi kunjungan pertama raja Saudi dalam 46 tahun terakhir setelah lawatan Raja Faisal pada 1970.

Menurut dia, rencananya rombongan Raja Salman akan diarak dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Taman Monumen Nasional.     

Dihubungi terpisah, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Nurul Aulia mengakui Raka Salman memang direncanakan ke Indonesia bulan ini. Tapi dia belum bisa memastikan jadwal pastinya. 

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus