kabar

106 jamaah haji via Filipina bebas dari proses hukum

Pada 19 Agustus lalu, 177 warga Indonesia ditahan imigrasi Filipina karena memaki dokumen palsu untuk berangkat haji.

05 Oktober 2016 12:23

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kemarin memastikan 106 jamaah haji asal Indonesia berangkat melalui Filipina tidak akan menjalani proses hukum. Alasannya, mereka hanya menjadi korban penipuan agen perjalanan nakal.

Hingga kemarin, menurut Retno, sudah ada 106 jamaah haji Indonesia ditampung di fasilitas milik KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Manila, Filipina.

"Kita sedang mengurus proses pemulangan sambil mempersiapkan SPLP untuk perjalanan kembali ke Indonesia," kata Retno kepada wartawan di kantor Kementerian Luar Negeri. SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) adalah dokumen pengganti paspor.

Retno belum bisa memastikan berapa jumlah jamaah haji asal Indonesia berangkat melalui Filipina. Dia bilang pemulangan jamaah haji dari Filipina berlangsung hingga Senin pekan depan.

Kepala Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto menjelaskan sebanyak 700 jamaah haji Indonesia lewat Filipina masih berada di Manila. Mereka merupakan tenaaga kerja Indonesia berangkat dari Nunukan, Kalimantan Timur, dan Malaysia ke Filipina.

Pada 19 Agustus lalu, 177 warga Indonesia ditahan imigrasi Filipina karena memakai dokumen palsu untuk berangkat haji. 

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hanya 13 warga Indonesia berhaji tahun ini

Ada yang berprofesi sebagai perawat, guru, dan ibu rumah tangga.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia tidak berangkatkan jamaah haji tahun ini

Ini bukan kali pertama, Indonesia tidak mengirim jamaah haji ke Arab Saudi, keputusan serupa berlaku semasa perang, yakni pada 1946-1948.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi tahan 181 warga Indonesia karena hendak berhaji tanpa izin

Puluhan warga Indonesia lainnya terkatung-katung usai melaksanakan ibadah haji karena tidak memiliki tiket pulang.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat meninjau persiapan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia musim ini di Kota Madinah, Arab Saudi. (KJRI Jeddah buat Albalad.co)

Menteri Agama tinjau pemondokan jamaah haji Indonesia di Madinah

Menteri Lukman Hakim Saifuddin meninjau pemondokan terjauh dan terdekat dari Masjid Nabawi.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR