kabar

Indonesia tunggu izin dari Saudi untuk minta sisa kuota dari negara tetangga

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sampai sekarang tidak menepati janji menambah kuota sepuluh ribu jamaah haji bagi Indonesia.

05 Oktober 2016 12:49

Indonesia masih menunggu lampu hijau dari pemerintah Arab Saudi untuk meminta sisa kuota tidak dipakai oleh negara-enagar sahabat.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kemarin menjelaskan dia sudah mulai membicarakan hal itu saat bertemu Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair di sela pertemuan G-20 di Cina bulan lalu.

"Kita masih menunggu respon dari pemerintah Arab Saudi," kata Retno kepada wartawan di kantor Kementerian Luar Negeri. "Bila pemerintah Arab Saudi sudah memberikan lampu hijau maka kita akan mendekati negara-negara sepakat memberikan sisa kuota tidak dipakai."

Retno mengakui pihaknya sudah mulai membicarakan permintaan sisa kuota dengan Singapura, Filipina, dan Jepang. Namun dia memastikan kelanjutan dari pembahasan soal itu harus menunggu izin dari Arab Saudi.

Dalam rapat konsultasi dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat akhir bulan lalu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menceritakan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz sampai sekarang tidak menepati janji menambah kuota sepuluh ribu jamaah haji bagi Indonesia. Janji itu disampaikan Raja Salman saat menerima Presiden Joko Widodo di istananya di Kota Jeddah, Arab Saudi, tahun lalu.

Penambahan kuota itu sangat diperlukan oleh Indonesia untuk memangkas panjangnya antrean calon jamaah haji Indonesia. Lukman Hakim menjelaskan masa tunggu bagi calon jamaah haji setelah mendaftar antara sembilan tahun hingga 41 tahun.

Sejak Arab Saudi melakukan renovasi besar-besaran terhadap Masjid Al-Haram di Kota Makkah, kuota haji bagi seluruh negara dipotong 20 persen pada 2013. Kuota haji normal bagi Indonesia tadinya sekitar 211 ribu orang, namun setelah dikurangi 20 persen menjadi 168.800 jamaah, terdiri dari 155.200 orang untuk haji reguler dan 13.600 buat haji khusus.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat meninjau persiapan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia musim ini di Kota Madinah, Arab Saudi. (KJRI Jeddah buat Albalad.co)

Menteri Agama tinjau pemondokan jamaah haji Indonesia di Madinah

Menteri Lukman Hakim Saifuddin meninjau pemondokan terjauh dan terdekat dari Masjid Nabawi.

Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher saat menjelaskan soal rencana pemerintah membangun permukiman tetap bagi jamaah haji Indonesia di Kota Makkah, Arab Saudi. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia akan bangun permukiman tetap bagi jamaah haji di Makkah

"Ada pasarnya, kita berharap suasananya seperti di Indonesia, supaya tidak mengalami kesulitan," ujar Ali Taher.

Presiden Joko Widodo saat mengumumkan keputusan pemerintah Arab Saudi mengembalikan kuota haji Indonesia dari 168.800 menjadi 211 ribu jamaah haji mulai tahun ini. Pengumuman itu disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, 11 Januari 2017. (Jay/Humas Setkab)

Arab Saudi kembalikan kuota haji Indonesia jadi 211 ribu

Negara Kabah itu juga memberikan tambahan kuota sepuluh ribu, sehingga kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 211 ribu jamaah.

Aparat imigrasi Filipina memeriksa 177 jamaah haji Indonesia memakai paspor palsu Filipina untuk berhaji di Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino di Ibu Kota Manila, 19 Agustus 2016. (Richie Lopa/Inter Aksyon)

106 jamaah haji via Filipina bebas dari proses hukum

Pada 19 Agustus lalu, 177 warga Indonesia ditahan imigrasi Filipina karena memaki dokumen palsu untuk berangkat haji.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Senat Amerika sepakat anak Raja Salman terlibat pembunuhan Khashoggi

Senat juga mengesahkan resolusi meminta Amerika menghentikan keterlibatannya dalam Perang Yaman dimotori Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

14 Desember 2018

TERSOHOR