kabar

Ulama Sunni dan Syiah Libanon minta Indonesia jadi pemersatu kaum muslim sejagat

"Indonesia harus menjadi orang tuanya umat Islam di dunia, mengayomi semua mazhab dan kelompok," kata Syekh Hasan Abdallah.

09 Oktober 2016 13:40

Para ulama Sunni dan Syiah di Libanon, tergabung dalam organisasi bernama Tajamu Ulama Muslimin, menilai Indonesia pantas menjadi panutan bagi semua negara muslim dalam hal toleransi dan siakp moderat.

Karena itu, saat bertemu Duta Besar Indonesia untuk Libanon Achmad Chozin Chumaidy Selasa pagi lalu di kantor KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Beirut, Libanon, rombongan Tajamu Ulama Muslimin dipimpin Syekh Hasan Abdallah meminta Indonesia sebagai negara muslim terbesar sejagat memimpin upaya buat merekatkan kembali persatuan umat Islam di seluruh dunia.

"Indonesia harus menjadi orang tuanya umat Islam di dunia, mengayomi semua mazhab dan kelompok," kata Syekh Hasan, seperti dilansir siaran pers KBRI Beirut diterima Albalad.co hari ini. Dia menambahkan kondisi menyedihkan umat Islam saat ini menjadi tanggung jawab para ulama untuk memperbaiki.

Tajamu Ulama Muslimin merupakan wadah perkumpulan ulama Sunni dan Syiah di Libanon ingin mempromosikan persatuan umat Islam.

Ini bukan pertemuan pertama antara Tajamu Ulama Muslimin dengan Achmad Chozin. Dalam persamuhan berlangsung sekitar sejam itu, kedua pihak juga membahas perkembangan terkini dunia Islam, khususnya yang terjadi di Timur Tengah.  

Menanggapi hal itu, Achmad Chozin berharap semua konflik dan permasalahan di negara-negara Islam akan segera berakhir. Dia menekankan kaum muslim di Indonesia sangat moderat dan toleran, berpegang teguh dengan ajaran Ahlu Sunnah wal Jamaah.

Dia menambahkan pemikiran-pemikiran ekstrem tidak dapat diterima di Indonesia. "Sikap dan pemahaman Islam Indonesia, insya Allah akan terus ditransformasikan kepada masyarakat dunia," ujar Achmad Chozin.

Negara-negara muslim di dunia kini memang tengah dilanda konflik sektarian. Di Suriah dan Yaman dipicu oleh sentimen anti-Syiah. ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dan Al-Qaidah bercokol di Timur Tengah juga mengklaim Syiah sebagai aliran sesat.

Libanon pun pernah dilanda perang saudara pada 1975-1990 gara-gara konflik sektarian.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi tambah kuota haji buat India jadi 200 ribu jamaah

Dia juga memerintahkan untuk membebaskan 850 warga India dari penjara-penjara di Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat jamuan makan siang dengan tiga tamunya - Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Perdana Menteri Slowakia Peter Pellegrini, dan Perdana Menteri Ceko Andreij Babis - di kediaman resminya di Yerusalem. (Twitter/@netanyahu)

Hungaria akan buka kantor dagang di Yerusalem

Kantor dagang itu akan memiliki status diplomatik.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.





comments powered by Disqus