kabar

Raja Salman tunda lawatannya ke Indonesia menjadi bulan depan

Kunjungan ke Indonesia bagian dari turnya ke Asia, termasuk Malaysia.

11 Oktober 2016 23:46

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz, tadinya dijadwalkan mengunjungi Indonesia bulan ini, kemungkinan menunda lawatannya menjadi bulan depan.

"(Lawatan Raja Salman ke Indonesia) mundur ke November sekalian kunjungan ke beberapa negara Asia," kata Muhammad Hasan, ketua Komite Bilateral Timur Tengah Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia, kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp malam ini. Dia mengaku hanya tahu penguasa negara Kabah itu akan ke Malaysia selain datang ke Indonesia.

Pekan lalu, dia menjelaskan rombongan Raja Salman barangkali akan terdiri dari empat jet pribadi dan bakal mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Raja Salman bakal datang ditemani Putera Mahkota sekaligus keponakannya Pangeran Muhammad bin Nayif.

Muhammad Hasan bilang dalam lawatan kenegaraan Raja Salman itu, kedua negara bakal meneken nota kesepahaman untuk empat proyek besar, yakni kilang minyak di Cilacap, kilang gas di Jambi, wisata di Sumatera Barat, dan pembelian persenjataan dengan PT Pindad.

Dia mengatakan proyek beli senjata oleh Saudi dari Pindad sudah berjalan namun dia mengaku tidak tahu detailnya. Untuk proyek wisata di tanah Minang, Pangeran Muhammad bin Nayif bakal membeli lahan seluas sepuluh ribu hektare untuk membangun resor.

Muhammad Hasan mengakui pemerintah tadinya menyediakan jadwal bagi lawatan Raja Salman pada 5-7 Oktober. Jika jadi, ini bakal jadi kunjungan pertama raja Saudi dalam 46 tahun terakhir setelah lawatan Raja Faisal pada 1970.

Menurut dia, rencananya rombongan Raja Salman akan diarak dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Taman Monumen Nasional.     

Dihubungi terpisah, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Nurul Aulia mengaku belum bisa memastikan jadwal pastinya.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus