kabar

Anak Raja Salman beli kapal pesiar seharga US$ 550 juta

Bill dan Melinda Gates dua tahun lalu menyewa Serene untuk liburan musim panas, dengan harga sewa US$ 5 juta sepekan.

20 Oktober 2016 10:58

Pangeran Muhammad bin Salman, Wakil Putera Mahkota Arab Saudi sekaligus anak dari Raja Salman bin Abdul Aziz, dikabarkan membeli sebuah kapal pesiar supermewah seharga 500 juta euro (US$ 550 juta), setahun sebelum negara Kabah itu meluncurkan reformasi ekonomi disebut Visi Arab Saudi 2030.

Pangeran Muhammad bin Salman membeli Serene, kapal pesiar memiliki panjang 134 meter, ketika sedang berlibur di selatan Prancis tahun lalu, seperti dilansir surat kabar the New York Times.

Dia jatuh cinta pada pandangan pertama ketika melihat Serene di lepas pantai. Dia kemudian menyuruh asistennya pergi menemui pemilik Serene, konglomerat vodka asal Rusia bernama Yuri Shefler. Transaksi berjalan hanya dalam hitungan jam dan Shefler mengosongkan Serena di hari sama.

Pembelian kapal pesiar supermewah ini dipandang tidak sensitif karena berlangsung saat Arab Saudi tengah didera defisit anggaran. Riyadh bahkan memotong gaji pegawai negeri dan subsidi anggota Dewan Syura sebagai bagian dari langkah untuk mengatasi defisit, diperkirakan US$ 87 miliar tahun ini versi IMF (Dana Moneter Internasional).

Surat kabar the Times Selasa lalu menulis Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair membantah laporan soal pembelian kapal pesiar oleh Pangeran Muhammad bin Salman. "Saya tidak tahu apa-apa mengenai harga kapal pesiar."

Dia mengakui Arab Saudi kerap menjadi sasaran berita buruk soal minyak, kekayaan negara, keluarga kerajaan, dan agama.

Serene termasuk kapal pesiar supermewah terbesar sejagat. The Times melaporkan Bill dan Melinda Gates dua tahun lalu menyewa Serene untuk liburan musim panas, dengan harga sewa US$ 5 juta sepekan.

Serene - pesanan Yuri Shefler - selesai dibuat pada 2011 oleh Fincantieri, pabrik kapal pesiar asal Italia. Serene antara lain dilengkapi 12 kamar tidur, sebuah bioskop, klub malam, dua kolam berendam air panas, dan satu panjat dinding.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Pembangkang Arab Saudi gugat perusahaan Israel karena sadap telepon selulernya

Kementerian Pertahanan Israel menolak permintaan untuk mencabut izin NSO Group buat menjual aplikasi mata-mata itu ke pemerintah negara lain.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman pantau misi pembunuhan Khashoggi

Pangeran Muhammad bin Salman mengirim sebelas pesan kepada penasihatnya, Saud al-Qahtani, beberapa jam sebelum dan setelah Khashoggi dilenyapkan.





comments powered by Disqus