kabar

Parlemen Irak larang penjualan dan produksi minuman beralkohol

Larangan itu dibenarkan oleh konstitusi, memang mengharamkan segala beleid bertentangan dengan hukum Islam.

23 Oktober 2016 17:50

Parlemen Irak kemarin mengesahkan sebuah undang-undang berisi satu pasal melarang penjualan, impor, dan produksi minuman beralkohol.

Para pendukung pasal melarang minuman beralkohol berpendapat larangan itu dibenarkan oleh konstitusi, memang mengharamkan segala beleid bertentangan dengan hukum Islam. Tapi sejumlah anggota parlemen menolak bilang larangan itu juga melanggar konstitusi menjamin tradisi kelompok minoritas, termasuk kaum Nasrani.

Menurut Yonadam Kanna, anggota parlemen veteran dari kelompok Kristen, pasal soal larangan minuman beralkohol ditambahkan di menit-menit akhir. "Undang-undang disahkan hari ini (kemarin) dan pasal 14 dalam beied itu melarang impor, produksi, dan penjualan semua jenis minuman beralkohol," katanya. "Tiap pelanggaran atas undang-undang itu dikenai denda 10-25 juta dinar."

Kanna bersumpah bakal mengajukan banding atas undang-undang ini ke pengadilan.

Dia menjelaskan minuman beralkohol memang jarang tersedia di restoran dan hotel-hotel di Irak, namun konsumsi minuman beralkohol terjadi di banyak tempat, terutama di Ibu Kota Baghdad. Di sana terdapat sejumlah toko kecil menjual minuman beralkohol.

Irak juga memiliki perusahaan-perusahaan menghasilkan beragam jenis minuman beralkohol, seperti bir Farida dan arak Asriya.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus