kabar

Lelaki Saudi ceraikan istri karena unggah foto pernikahan di Snapchat

Lebih dari 50 persen pernikahan di Arab Saudi berakhir dengan perceraian. Setengah dari angka perceraian itu menimpa pengantin baru.

27 Oktober 2016 01:41

Seorang lelaki Arab Saudi menceraikan istrinya meski baru menikah dua jam. Dia marah lantaran pasangannya itu mengunggah foto-foto pernikahan di Snapchat.

Menurut saudara kandung lelaki dari pengantin perempuan, sesuai perjanjian diteken kedua pihak sebelum pernikahan, pengantin perempuan tidak akan menggunakan media sosial, seperti Snapchat, Instagram, atau Twitter untuk mengunggah foto-foto pernikahan.

"Itu tercantum dalam kontrak nikah dan mengikat," katanya kepada surat kabar Okaz. "Sayangnya, saudara kandung perempuan saya itu tidak menghormati perjanjian dan memakai Snapchat untuk membagikan foto-foto pernikahan kepada teman-teman perempuannya."   

Kerabat pengantin perempuan berpendapat sang suami terlalu kejam. Namun pihak keluarga pengantin lelaki bilang sang suami berhak menceraikan istrinya.

Menurut ahli hukum Ahmad al-Maabi, lebih dari 50 persen pernikahan di Arab saudi berakhir dengan perceraian. Setengah dari angka perceraian itu menimpa pengantin baru.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan gelar misa di Abu Dhabi

Sekitar sejuta ekspatriat pemeluk Katolik Roma diperkirakan hadir dalam misa itu.

Muhammad Ramadan, pengacara hak asasi manusia  ditangkap aparat keamanan Mesir karena memakai rompi kuning pada 10 Desember 2018. (Facebook)

Mesir tangkap seorang pengacara karena pakai rompi kuning

Hukum berlaku di Mesir tidak bisa menangkap orang lantaran memiliki rompi kuning.

Demonstran berompi kuning.  (Twitter)

Mesir batasi penjualan rompi kuning jelang peringatan delapan tahun revolusi

Kairo khawatir demonstrasi di Paris menular ke Mesir.

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.





comments powered by Disqus