kabar

Dato Tahir ajak pengusaha Indonesia bantu pengungsi Suriah

"Siapapun manusia tidak akan sanggup melihat mata anak-anak pengungsi Suriah kosong, meski mereka tertawa dan gembira menyambut kita," kata Dato Tahir.

27 Oktober 2016 22:15

Bos Mayapada Group Dato Tahir menjadi pengusaha Indonesia pertama memberikan bantuan dana sekaligus mengunjungi kamp pengungsi Suriah.

Saat melawat ke kamp pengungsi Suriah di Azraq, wilayah perbatasan Yordania dengan Irak, hari ini, Dato Tahir mengajak para pengusaha Indonesia ikut membantu para pengungsi Suriah, selain peduli terhadap bencana dan krisis kemanusiaan di tanah air.

"Beliau mencoba mengetuk kepedulian para pengusaha Indonesia mempunyai rezeki lebih untuk bersama-sama membantu saudara sesama di tanah air atau umat manusia di belahan dunia lainnya," kata Nico Adam, pejabat KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Amman, ikut mendampingi rombongan Dato Tahir mengunjungi kamp Azraq, kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini. "Untuk memberikan secercah harapan dan masa depan bagi mereka."

Rombongan Dato Tahir dan Charles Honoris, anggota Komisi I Bidang Pertahanan dan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat, juga ditemani Duta Besar Indonesia buat Yordania Teguh Wardoyo. Sebelum ke Azraq, mereka mampir ke kamp oengungsi Suriah dikelola UNHCR (Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi) di Amman, Yordania.

Dato Tahir bilang pemandangan dia saksikan di kamp Azraq merupakan salah satu tragedi kemanusiaan yang terbesar dalam sejarah. "Kehormatan atau harga diri para pengungsi ini dirampas oleh pihak-pihak bertikai meninggalkan keluarga dan anak anak mereka kehilangan masa depan," ujarnya. "Siapapun manusia tidak akan sanggup melihat mata anak-anak pengungsi Suriah kosong, meski mereka tertawa dan gembira menyambut kita."

Selama di kamp Azraq, Dato Tahir meninjau klinik kesehatan bagi para pengungsi. Dia juga berbincang dengan sebuah keluarga pengungsi asal Suriah dan bermain sepak bola bareng anak-anak pengungsi. Rombongan Dato Tahir menghadiahi 200 bola dibawa dari Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Dato Tahir juga memuji UNHCR dan pemerintah Yordania telah bersedia menerima sekitar 700 ribu pengungsi Suriah. Mereka menjadi korban perang saudara telah berlangsung sejak 2011 dan sudah menewaskan lebih dari 300 ribu orang.

Kunjungan ke kamp Azraq ini berlangsung sehari setelah Dato Tahir menyatakan bakal menyumbang US$ 1 juta bagi para pengungsi Suriah di Yordania. Teguh Wardoyo menjelaskan bantuan itu dalam bentuk dana dan bakal ditransfer ke rekening UNHCR. "Untuk digunakan membantu para pengungsi anak-anak, perempuan, layanan kesehatan, bantuan dana tunai bulanan bagi 300 ribu keluarga pengungsi, serta dana bantuan pendidikan atau beasiswa," ujarnya.

Dato Tahir merupakan konglomerat Indonesia pertama membantu pengungsi Suriah. Lelaki 64 tahun ini di urutan ke-12 dalam daftar orang paling tajir di Indonesia versi majalah Forbes tahun ini, dengan total kekayaan US$ 2,4 miliar.

Dato Tahir memang dikenal sebagai filantrofis. Sumbangannya paling menghebohkan sebesar US$ 75 juta untuk memberantas TBC, HIV, dan Malaria di Indonesia, bekerja sama dengan Bill & Melinda Gates Foundation.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bersama kelima cucu angkatnya di kamp pengungsi Suriah di Azrq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UNHCR berhasil temukan lima cucu angkat Dato Tahir di Suriah

Mereka sudah kembali ke kampung halaman mereka di Daraa.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat berbincang dengan keluarga pengungsi asal Suriah di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir kunjungi kamp pengungsi Suriah lagi

Selain ke Yordania, dia juga akan mengunjungi kamp pengungsi di Libanon.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Dato Tahir berencana tengok pengungsi di Libanon dan Irak

Dia sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat merayakan ulang tahun ke-65 bareng anak-anak kamp pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir ingin melihat langsung kondisi Suriah

UNHCR Eminent Advocate itu sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.





comments powered by Disqus