kabar

Dubai gelar KTT bahas obesitas bulan depan

Menurut WHO, lebih dari 1,9 miliar penduduk Bumi mengalami obesitas.

30 Oktober 2016 12:25

Kota Dubai di Uni Emirat Arab bakal menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi membahas krisis obesitas global.

Konferensi akan digelar pada 2 November ini akan membicarakan dampak sosial dan ekonomi dari obesitas serta penyakit terkait, seperti dilansir the Economic Events dalam keterangan tertulis.

Acara ini akan dilansungkan saat Dubai tengah menyusun aturan untuk menangani masalah obesitas di kalangan pelajar.

Kepala Otoritas Layanan Kesehatan Dubai Puteri Haya binti Husain akan memberikan sambutan pembuka soal pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memberantas krisis identitas.

"Konferensi ini terjadi di saat mendesak dan kritis," kata Kay Westmoreland, Kepala The Economist Group untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika. "Obesitas meningkat di seluruh dunia dan mempengaruhi kesehatan, sosial, dan ekonomi rakyat dan pemerintah secara global."

Menurut WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), lebih dari 1,9 miliar penduduk Bumi mengalami obesitas. Sekitar 26 juta orang di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara menderita kegembrotan berlebihan.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus