kabar

Milisi di Suriah ancam tembak mati Ahok

Jabhat Fatih asy-Syam mengancam, ""Hukum Ahok Atau Peluru Kami Yang Menghukum."

02 November 2016 13:18

Milisi Jabhat Fatih asy-Syam di Suriah telah memerintahkan para pendukungnya di Indonesia untuk menembak mati gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jika dia tidak dihukum atas kasus penistaan agama.

Peneliti terorisme di Asia Tenggara Sydney Jones hari ini mengungkapkan ancaman itu disebarluaskan Jabhat Fatih lewat sebuah foto beredar di kelompok telegram Al-Ghuroba sejak Sabtu pekan lalu.

Dari foto diperoleh Albalad.co, tampak empat lelaki masing-masing dilengkapi satu senapan serbu berdiri. Satu lelaki bertopeng dan lebih pendek dicurigai jihadis asal Indonesia.

Mereka memegang tiga kertas bertulisan ancaman kepada Ahok dalam bahasa Indonesia. Dua tulisan itu di antaranya berbunyi: "Tangkap Ahok Atau Jihad Nasional" dan "Hukum Ahok Atau Peluru Kami Yang Menghukum."

Sydney Jones menjelaskan Jabhat Fatih dan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah memerintahkan para pendukungnya ikut dalam demonstrasi anti-Ahok Jumat pekan ini di Jakarta. Direktur Institute for Policy Analysis and Conflict (IPAC) ini berharap aparat keamanan sudah siap menghadapi dua kelompok ingin berbuat onar dalam demonstrasi anti-Ahok itu.

Dia mengaku tidak tahu berapa jumlah pendukung ISIS dan Jabhat Fatih bakal bergabung dalam protes anti-Ahok ini. "Ada kelompok pro-ISIS didorong oleh pimpinannya untuk ikut aksi hari Jumat dengan tujuan mengacaukan," kata Sydney saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya. "Yang kami tahu dari telegram, ada banyak pesan dikirim dari kelompok telegram Al-Ghuroba buat ikut dalam demo untuk mengobarkan api jihad."

Jabhat Fatih asy-Syam - dipimpin Abu Muhammad al-Julani - merupakan nama baru dari Jabhat an-Nusrah sejak akhir Juli 2016. Perubahan nama ini sekaligus memutus ikatan dengan Al-Qaidah.

Abu Muhammad al-Julani merupakan orang diperintahkan oleh pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi untuk membikin milisi pada akhir 2011, kemudian diberi nama Jabhat Nusrah. Seperti ISIS, Jabhat Fatih asy-Syam juga berperang untuk menggulingkan rezim Basyar al-Assad sekaligus mendirikan khilafah islamiyah.  

Yang menarik, menurut Sydney, siapa orang di Indonesia telah berkomunikasi dengan kelompok Jabhat Fatih. "Kok, di Suriah pun ada yang bilang kalau Ahok tidak dihukum, kita akan menghukum dengan peluru," ujarnya.

Meski pendukung ISIS dan Jabhat Fatih dikhawatirkan akan berbuat onar dalan unjuk rasa anti-Ahok Jumat pekan ini, dia tidak yakin akan terjadi bom bunuh diri di tengah ribuan demonstran. Kemungkinan lebih besar, dia menambahkan, adalah akan ada orang menusuk polisi seperti dilakoni simpatisan ISIS di Cikokol, Tangerang, bulan lalu.        

Suasana menjelang pemilihan gubernur Jakarta Februari tahun depan memanas setelah pidato Ahok di Kepulauan Seribu soal Surat Al-Maidah ayat 51 dinilai menghina Al-Quran dan ulama, sesuai keputusan Majelis Ulama Indonesia.

Setelah ribuan umat Islam berunjuk rasa 14 Oktober lalu, mereka berencana menggelar demonstrasi dalam jumlah massa lebih banyak Jumat pekan ini. Tuntutannya sama: adili Ahok karena telah menghina Islam.

Pihak pengunjuk rasa dari beragam organisasi Islam mengklaim bisa mendatangkan setengah juta orang. Sebanyak 57 kompi Brigade Mobil, dua ribu tentara, dan 16 ribu polisi akan mengamankan Jakarta dalam unjuk rasa Jumat pekan ini.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.

Daftar nama warga Indonesua terkait ISIS di kamp Ain Isa. (Rojava Information Center)

Belum ada keluarga ISIS asal Indonesia di Suriah menjalani program deradikalisasi

Sebanyak 76 keluarga ISIS dipindah dari kamp Al-Haul ke Ar-Roj berasal dari Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tenda pernah dipakai keluarga anggota ISIS asal Indonesia di kamp Ain Isa, utara Suriah. Mereka sudah kabur dari sana pada Oktober 2019. (Rojava Information Center)

Ratusan jihadis ISIS asal Indonesia ditahan di Irak dan Suriah

Paling banyak ada 200 jihadis ISIS dari Indonesia ditahan oleh militer Irak.

Rekaman video pembakaran paspor oleh anak-anak Indonesia telah bergabung dengan ISIS di Suriah. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

48 warga Indonesia sedang bertempur di Yaman

Di Afghanistan, terdapat kurang dari selusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR