kabar

Botol susu dan dot berhias emas picu kehebohan di Arab Saudi

Harganya mulai US$ 400 hingga US$ 1.333, bergantung pada jenis batu mulia dan kadar karatnya.

06 November 2016 11:22

Kontroversi tengah meruap di kalangan masyarakat Arab Saudi lantaran beredarnya produk botol susu dan dot bayi berhias emas. Harganya mulai US$ 400 hingga US$ 1.333, bergantung pada jenis batu mulia dan kadar karatnya.

Penjual perhiasan Muhammad al-Arbasy bilang kepada stasiun televisi MBC, produk mahal ini bukan barang baru. Dia menjelaskan ayahnya sudah mulai menjual botol susu dan dot bayi berhiaskan emas sejak tiga dasawarsa lalu. Dia menambahkan bahkan masih menyimpan botol susu berlapis emas dibelikan ibunya pada 1982.

Dia mengungkapkan harga botol susu itu sesuai batu permata menjadi hiasannya - emas, berlian, dan lainnya - serta kadar karatnya. Ada botol susu berhiaskan emas sampai 21 karat.

Para pengguna media sosial mengecam fenomena botol susu dan dot bayi bertakhtakan emas. Mereka menilai itu sangat berlebihan.

Muhammad Ramadan, pengacara hak asasi manusia  ditangkap aparat keamanan Mesir karena memakai rompi kuning pada 10 Desember 2018. (Facebook)

Mesir tangkap seorang pengacara karena pakai rompi kuning

Hukum berlaku di Mesir tidak bisa menangkap orang lantaran memiliki rompi kuning.

Demonstran berompi kuning.  (Twitter)

Mesir batasi penjualan rompi kuning jelang peringatan delapan tahun revolusi

Kairo khawatir demonstrasi di Paris menular ke Mesir.

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.

Gereja di Ibu Kota Teheran, Iran, 5 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.





comments powered by Disqus