kabar

Ulama terkemuka Iran terlibat skandal pelacuran

Syekh Jafar Syujuni mengakui foto Falsafi dengan pelacur asli. Dia mengklaim para pelacur itu bekerja untuk polisi rahasia Iran atau Savak.

14 November 2016 22:15

Sebuah skandal melibatkan ulama garis keras di Iran Syekh Jafar Syujuni meruap lebih dari sepekan setelah dia meninggal.

Syujuni, ulama tersohor mantan anggota parlemen, terlihat dalam sejumlah foto 1970-an berada di ranjang dengan beberapa pelacur tidak diketahui identitasnya.

Foto-foto menghebohkan itu dilansir oleh media berbahasa Parsi berpusat di Washington DC. Juga terdapat foto ulama garis keras lainnya, Muhammad Taghi Falsafi, dengan pelacur.

Beberapa bulan sebelum dia meninggal, Syujuni membantah keaslian dari foto-foto dirinya bersama pelacur di ranjang, saat ditanya oleh Aparat News Channel. Dia menduga foto-foto itu hasil jepretan agen intelijen bekerja di bawah Syah Reza Pahlevi sebelum Revolusi Islam 1979.

Tapi dia mengakui foto Falsafi dengan pelacur asli. Dia mengklaim para pelacur itu bekerja untuk polisi rahasia Iran atau Savak.

Ketika ditanya apakah foto dirinya dengan pelacur palsu, Syujuni seraya tersenyum menjawab, "Insya Allah foto-foto itu palsu."

Aparat News Channel dikabarkan mendapat foto-foto mengejutkan itu dari seseorang bekerja dengan badan intelijen di bawah Muhammad Reza Pahlevi.

Syujuni tutup usia dua pekan lalu dan mendapat penghormatan dari pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei.

Foto Aisyah bersama suaminya di pelaminan, pemberian seorang pemberontak kepada saya saat berkunjung ke rumah Aisyah di Tripoli, Libya, 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Janda dan dua anak dari mendiang Muammar Qaddafi diizinkan bepergian ke mana saja

Hanya Saif al-Islam, anak Qaddafi memilih tinggal di Libya.

Menteri Informasi Libanon George Qardahi mundur pada 3 Desember 2021. (Middle East in 24)

Menteri informasi Libanon berhenti agar hubungan dengan Saudi membaik

Qardahi menyebut Al-Hutiyun membela diri dari agresi Saudi dan sekutunya.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Duta besar Saudi bantah negaranya ancam Indonesia untuk tolak resolusi soal perang Yaman

"Hubungan antara Saudi dan Indonesia kukuh dan tidak berdasarkan ancaman atau ketidaksepakatan," kata Isam Abid.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Saudi ancam Indonesia jika tidak tolak resolusi untuk selidiki kejahatan perang di Yaman

Saudi akan mempersulit warga Indonesia berhaji dan berumrah kalau tidak menolak resolusi itu.





comments powered by Disqus