kabar

Ulama Mesir batal jadi saksi bagi Ahok

Syekh Agung Al-Azhar meminta Syekh Amru Wardani pulang.

15 November 2016 13:02

Ulama asal Mesir Syekh Amru Wardani batal menjadi saksi ahli bagi Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, diduga menista Al-Quran dan menghina ulama. Syekh Amru merupakan ketua Lembaga Pelatihan Fatwa di Dar al-Ifta al-Misriyyah (Dewan Fatwa Mesir).

Syekh Amru tadinya dijadwalkan hadir dalam gelar perkara kasus dugaan penistaan Al-Quran oleh Ahok, digelar hari ini di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Jakarta. Namun dia pulang ke Ibu Kota Kairo kemarin sore.  

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Agus Rianto kemarin mengatakan Syekh Amru batal datang karena ada keluarganya sakit.

Anizar Masyhadi, alumnus Al-Azhar asal Indonesia ikut mengatur dan mendampingi lawatan Syekh Agung Universitas Al-Azhar Syekh Ahmad Thayyib ke Jakarta Februari lalu, membenarkan Syekh Amru sudah pulang ke negaranya. Hal ini, menurut dia, setelah ada surat dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) ditujukan kepada Syekh Ahmad Thayyib dan Mufti Agung Mesir Syekh Syauki Alam.

Dalam suratnya, MUI mengatakan kepada Syekh Ahmad Thayyib dan Syekh Syauki Alam untuk meminta kepada Syekh Amru untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Indonesia. MUI juga meminta ulama Mesir membiarkan pihaknya menyelesaikan persoalan Ahok tanpa campur tangan negara lain.

Anizar menambahkan dirinya kemarin juga menghubungi Syekh Muhammad Abdussalam, penasihat Syekh Ahmad Thayyib, melalui WhatsApp dan mendapat jawaban dari Syekh Ahmad Thayyib.

Anizar mengungkapkan Syekh Ahmad Thayyib mengaku tidak tahu soal kunjungan Syekh Amru ke Indonesia. "Syekh Agung Al-Azhar Syekh Ahmad Thayyib) meminta kepada Mufti Agung Mesir Syekh Syauki Alam) untuk memanggil pulang Syekh Amru Wardani sesegera mungkin dan tidak ikut mencampuri urusan dalam negeri Indonesia," kata Anizar kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini.     

Suasana menjelang pemilihan gubernur Jakarta Februari tahun depan memanas setelah Ahok menyitir Surat Al-Maidah ayat 51 soal larangan memilih pemimpin non-mulism. MUI telah menyatakan pernyataan Ahok di Kepulauan Seribu awal bulan lalu itu sebagai penistaan terhadap Al-Quran dan penghinaan atas ulama.           

Lebih dari dua juta umat Islam pada 4 November lalu berunjuk rasa di depan istana presiden, menuntut Ahok segera diadili atas kasus itu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Putera mahkota Arab Saudi batalkan lawatan ke Indonesia

Kunjungan ke Mayasia juga dibatalkan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Kuasa Usaha Sementara Indonesia untuk Suriah Didi Wahyudi pada Jumat, 28 Agustus 2015, melepas 13 tenaga kerja perempuan akan dipulangkan ke Indonesia. (KBRI Damaskus buat Albalad.co)

KJRI Jeddah berhasil dapatkan uang diyat bagi keluarga warga Indonesia dibunuh

Pihak majikan sepakat untuk memenuhi hak korban senilai 200 ribu riyal, meliput uang diyat syari sebesar 55 ribu riyal, sisa gaji almarhumah belum dibayar 32.400 riyal, dan santunan senilai 112.600 riyal.

Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus dan Imam Besar Al-Azhar Syekh Ahmad Thayyib di Abu Dhabi, 4 Februari 2019. (WAM)

UEA akan bangun Katedral Santo Fransiskus dan Masjid Imam Ahmad Thayyib

Kedatangan Paus Fransiskus bertepatan dengan lawatan Syekh Ahmad Thayyib.





comments powered by Disqus