kabar

Saad Hariri menolak bersalaman dengan duta besar Suriah

Dia menuding Suriah bertanggung jawab terhadap pembunuhan ayahnya, Perdana Menteri Rafik Hariri, pada 14 Februari 2005.

23 November 2016 06:01

Calon kuat perdana menteri Libanon Saad Hariri menolak bersalaman dengan Duta Besar Suriah untuk Libanon Ali Abdul Karim Ali dalam acara resepsi kemerdekaan Libanon, berlangsung kemarin di istana presiden di kawasan Baabda, Ibu Kota Beirut.

Dalam rekaman video tersiar di media sosial, tampak Hariri, politikus dekat dengan rezim Bani Saud di Arab Saudi, pergi dari tempatnya beberapa menit sebelum Ali menyalami dirinya. Padahal saat itu Ali tengah bersalaman dengan Presiden Libanon Misyal Aun sekaligus mengucapkan selamat atas ulang tahun kemerdekaan Libanon.

Hariri, berdiri di samping Aun, langsung pergi dari sana. Ketika itu, Aun bareng Ketua Parlemen Nabih Birri, Perdana Menteri Tammam Salam, dan Hariri berdiri menyambut tetamunya.  

Sikap Hariri ini konsisten dengan penolakannya terhadap rezim Presiden Suriah Basyar al-Assad. Dia menuding Suriah bertanggung jawab terhadap pembunuhan ayahnya, Perdana Menteri Rafik Hariri, pada 14 Februari 2005.

Aun, baru terpilih akhir bulan lalu, diyakini bakal menunjuk Hariri kembali sebagai kepala pemerintahan.

Sesuai konvensi berlaku di Libanon sehabis perang saudara 1975-1990, jabatan perdana menteri menjadi hak penganut Sunni, Kristen berwenang atas posisi presiden, dan pemeluk Syiah kebagian jatah ketua parlemen.

Muhammad Ramadan, pengacara hak asasi manusia  ditangkap aparat keamanan Mesir karena memakai rompi kuning pada 10 Desember 2018. (Facebook)

Mesir tangkap seorang pengacara karena pakai rompi kuning

Hukum berlaku di Mesir tidak bisa menangkap orang lantaran memiliki rompi kuning.

Demonstran berompi kuning.  (Twitter)

Mesir batasi penjualan rompi kuning jelang peringatan delapan tahun revolusi

Kairo khawatir demonstrasi di Paris menular ke Mesir.

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.

Gereja di Ibu Kota Teheran, Iran, 5 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.





comments powered by Disqus