kabar

Kebakaran hebat bekap Israel

Kebakaran hebat ini merupakan yang kedua setelah musibah serupa melanda negara Bintang Daud itu pada 2010.

24 November 2016 23:20

Hingga hari ini, sudah tiga hari kebakaran hebat membekap Israel. Kebakaran terbesar berlangsung di kota pelabuhan Haifa, sedangkan api berskala kecil dan menengah menyebar di seantero negeri.

Sekitar 60 ribu penduduk di sebelas kawasan permukiman di Haifa telah diperintahkan untuk mengungsi. Lebih dari seratus orang di kota ini dirawat karena kebanyakan menghirup asap. "Kebakaran tidak bisa dikontrol, penduduk harus segera mengungsi," kata kepala departemen pemadam kebakaran Kota Haifa.

Menteri Keamanan Masyarakat Gilad Erdan bilang kebakaran hebat ini disebabkan kekeringan selama dua bulan dan tiupan angin kencang.

Dalam pembicaraan lewat telepon hari ini, Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyanggupi kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk segera mengirim dua pesawat Be-200 buat memadamkan kebakaran.

Turki juga setuju mengirim pesawat pemadam dan bergabung dengan tim sudah tiba dari Yunani, Italia, Kroasia, dan Siprus. Total ada bantuan sepuluh pesawat pemadam kebakaran dari enam negara itu.

Kepala Kepolisian Israel Roni Alsheich menduga sebagian kebakaran itu disengaja. Dia menambahkan polisi sudah menahan sejumlah tersangka. "Kemungkinan bermotif nasionalis," katanya.

Kebakaran hebat ini merupakan yang kedua setelah musibah serupa melanda negara Bintang Daud itu pada 2010. Kala itu, kebakaran mengurung Hutan Karmel dekat Haifa. Lebih dari 40 orang tewas.

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.

Gereja di Ibu Kota Teheran, Iran, 5 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.





comments powered by Disqus