kabar

Imam masjid agung Kuwait rayakan kebakaran hebat di Israel

Lewat akun Twitternya, Syekh Afasi menulis "Selamat atas kebakaran di Israel" kepada 11,6 juta pengikut.

26 November 2016 07:14

Ketika Israel kewalahan memadamkan kebakaran hebat di negaranya, sebagian orang malah merayakan musibah itu.

Sejak Selasa lalu, kebakaran hebat membekap negara Zionis itu, terutama di Haifah, kota ketiga terbesar di Israel. Sekitar 80 ribu orang telah dievakuasi dan lebih dari seratus orang dirawat akibat kebanyakan mengisap asap.

Termasuk yang ikut merayakan kebakaran di Israel adalah Imam Masjid Agung Kuwait Syekh Misyari Rasyid al-Afasi. Lewat akun Twitternya, Syekh Afasi menulis "Selamat atas kebakaran di Israel" kepada 11,6 juta pengikut.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, cuitan Syekh Afasi itu menerima lebih dari 20 ribu tanggapan.

Ofir Gendelman, juru bicara perdana menteri Israel untuk media Arab, mengakui orang-orang Arab dan Palestina memang merayakan musibah kebakaran di Israel. "Orang-orang Arab dan Palestina di media sosial merayakan kebakaran hebat melanda seluruh Israel," katanya.

Tanda-tanda pagar "Tel_Aviv_IsBurning" dan "Israel_IsBurning" membanjiri media sosial.

Kepala kepolisian Israel Roni Alsheich menuding sebagian kebakaran itu disengaja. Polisi kemarin bilang telah menangkap 12 tersangka dengan tuduhan sengaja membakar.

Kebakaran hebat ini merupakan yang kedua setelah musibah serupa melanda negara Bintang Daud itu pada 2010. Kala itu, kebakaran mengurung Hutan Karmel dekat Haifa. Lebih dari 40 orang tewas.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus