kabar

Petugas kebersihan dihujani hadiah setelah diejek karena kesengsem lihat perhiasan

Rupanya banyak warga Arab Saudi menaruh iba dan ingin membeli seperangkat perhiasan emas bagi lelaki itu.

05 Desember 2016 19:05

Pandangannya lekat ke arah deretan perhiasan emas - kalung, gelang, cincin, dan giwang - dipajang di atas etalase dalam sebuah toko. Entah bagaimana perasaan lelaki berjenggot panjang telah beruban itu.

Barangkali dia sangat ingin memiliki perhiasan itu untuk diberikan kepada orang dia kasihi. Bisa istri atau anak perempuannya. Namun tatapan ngiler pria tidak disebutkan identitasnya ini malah mengundang ejekan saat fotonya itu disebarluaskan lewat Twitter.

Pengguna akun itu menulis cemoohan terhadap lelaki berprofesi sebagai petugas kebersihan dan berseragam biru tersebut. "Pria ini hanya pantas melihat sampah."

Kejadian mengenaskan itu berlangsung di Arab Saudi, namun tidak ada penjelasan di kota mana.  

Rupanya banyak warga Arab Saudi menaruh iba dan ingin membeli seperangkat perhiasan emas bagi lelaki itu.  

Petugas kebersihan 2
Kemudian muncul foto pria itu sudah memegang seperangkat perhiasan emas dan fulus dua ribu riyal dalam sebuah amplop diunggah sebuah akun Twitter @turkialdajam.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Aplikasi sadap bikinan Israel bobol WhatsApp

Setelah berhasil masuk ke sebuah telepon seluler, Pegasus menguasai kamera, mikropon, surat elektronik, daftar kontak, pesan, dan sebagainya.





comments powered by Disqus