kabar

Pasukan Garuda bantu baju muslim dan Al-Quran untuk madrasah di Sudan

Satgas Indobatt-02 berjumlah 800 personel, mayoritas berasal dari Komando Daerah Militer VI/Mulawarman dan merupakan satgas kedua TNI bertugas untuk misi PBB di Darfur.

09 Desember 2016 09:10

Batalion Komposit Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid (United Nations Mission in Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt-02) Rabu lalu mengunjungi sekaligus memberikan bantuan berupa baju muslim, Al-Quran, alat tulis, dan baju batik kepada pelajar di Madrasah Dzi Nurain di wilayah Ardhamata, Darfur Barat, Sudan.

Kunjungan Pasukan Garuda tersebut untuk menjalin silaturahmi serta sebagai sarana diplomasi antara Satgas Indobatt 02 dengan masyarakat Sudan. Selain memberikan bantuan, Pasukan Garuda juga memberikan pengetahuan umum tentang budaya Indonesia dan memperkenalkan permainan tradisional kepada pelajar di Madrasah Dzi Nurain, seperti dilansir siaran pers diterima Albalad.co dari Pusat Penerangan TNI kemarin.

Para pelajar sangat senang dan terhibur ketika Pasukan Garuda memperkenalkan tentang budaya Indonesia dan menggelar lomba bermain kelereng. Suasana keakraban terlihat dalam kegiatan itu. Selain menghibur, permainan juga menjadi sarana pendekatan psikologis buat menghilangkan gejala trauma akibat konflik antar suku berkepanjangan.

Ruqoiyah Muhammad, Kepala Madrasah Dzi Nurain, mengatakan kehadiran Pasukan Garuda merupakan kunjungan pertama Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa ke sekolahnya. "Saya sangat berharap Satgas Indobatt 02 berkunjung kembali ke sekolah ini," katanya.

Di akhir lawatan, Kapten Bahrul Ulum, mewakili Komandan Satgas Indobatt 02 Letnan Kolonel Infanteri Singgih Pambudi Arinto, bilang kegiatan ini adalah bukti nyata kedekatan antara Pasukan Garuda dengan masyarakat Sudan, serta untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata Internasional.

Selama hampir setahun bertugas di Darfur,  dia menjelaskan Pasukan Garuda sering memberikan bantuan kepada masyarakat Sudan, seperti Al-Quran, baju muslim, batik, pelayanan kesehatan, dan pembangunan masjid. "Dengan pemberian bantuan itu, diharapkan dapat terjalin hubungan persaudaraan antara Pasukan Garuda dengan penduduk lokal," ujar Bahrul.

Satgas Indobatt-02 berjumlah 800 personel, mayoritas berasal dari Komando Daerah Militer VI/Mulawarman dan merupakan satgas kedua TNI bertugas untuk misi PBB di Darfur.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus