kabar

Qatar batalkan perayaan Hari Nasional demi solidaritas untuk Aleppo

Qatar merupakan pendukung utama kaum pemberontak ingin menggulingkan Presiden Suriah Basyar al-Assad, disokong Rusia dan Iran.

14 Desember 2016 23:52

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani telah memerintahkan semua perayaan dan upacara memperingati Hari Nasional pada 18 Desember dibatalkan.

Hari Nasional adalah peringatan unifikasi Qatar, terjadi pada 1878. Sedangkan hari kemerdekaan diperingati saban 3 September.

Kantor berita resmi Qatar News Agency melaporkan pembatalan itu sebagai solidaritas atas penduduk Kota Aleppo tengah dikepung dan digempur pasukan pemerintah Suriah dan Rusia.

Rencana evakuasi warga sipil dan pemberontak hari ini gagal setelah pertempuran hebat kembali pecah. Sehari sebelumnya, kaum pemberontak menyatakan menyerah dengan syarat dikasih jalan buat meninggalkan Aleppo.

Qatar kemarin mendesak Liga Arab menggelar pertemuan darurat untuk membahas situasi di Aleppo.

Qatar merupakan pendukung utama kaum pemberontak ingin menggulingkan Presiden Suriah Basyar al-Assad, disokong Rusia dan Iran.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

Aviv Mishal, pemuda asal Israel dilaporkan hilang sejak berselancar di Pulau Nusa Lambongan, Bali. (Instagram)

Pemuda Israel hilang di Bali

Keberadaan Aviv Mishal tidak diketahui lagi sejak berselancar di Pulau Nusa Lambongan Senin lalu.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Pemerintah Indonesia sampaikan duka cita kepada keluarga Mursi

Jasad Mursi dikubur diam-diam di nasr City, Kairo.

Mantan Presiden Mesir Muhmmad Mursi. (MidEast Posts)

Jasad Mursi dikubur diam-diam di Nasr City

Pihak keamanan menolak mengizinkan Mursi dimakamkan di pekuburan keluarga di kampung halamannya, Provinsi Syarqiyah.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

PBB sebut ada bukti kuat putera mahkota Arab Saudi terlibat pembunuhan Khashoggi

Turki bareng KOngres Amerika Serikat, dan CIA memang sudah menyatakan Bin Salman merupakan pemberi perintah untuk menghabisi Khashoggi.

20 Juni 2019

TERSOHOR