kabar

Batu berumur tiga ribu tahun ditemukan di toko daging di Mesir

Batu itu peninggalan zaman Firaun.

21 Desember 2016 19:06

Seorang ahli arkeologi Mesir telah menemukan sebuah batu berusia tiga ribu tahun, merupakan peninggalan zaman Firaun, ketika tengah berkeliling di Kota Al-Muhalla, utara Mesir.

Dia melihat batu kuno itu di sebuah toko penjual daging, dipakai sebagai alat buat memotong daging. Batu ini milik dinasti ke-30 dari kerajaan Mesir kuno.

Tamir Abul Naga, pejabat di Al-Mahalla, sudah memerintahkan batu itu dikirim ke sebuah museum di Bahbait al-Hagar. Di sana terdapat sebuah kuil kuno tempat pemujaan Dewi Isis.

Batu berusia tiga ribu tahun ini sudah dipamerkan di Kota Samanud, dulunya adalah ibu kota di zaman dinasti ke-30 kerajaan Mesir kuno. Sebuan tim ahli purbakala telah dibentuk untuk meneliti batu itu lebih lanjut.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan ajak rakyat Turki boikot produk Prancis tapi istrinya punya tas Hermes seharga Rp 733 juta

Tas Hermes milik Emine Erdogan seharga enam kali gaji suaminya atau sebelas kali upah minimum rakyat Turki.

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Penyanyi Israel jadi tamu kehormatan pangeran Abu Dhabi

Omer bahkan merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah digelar Syekh Hamad bin Khalifah di Kota Dubai.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.





comments powered by Disqus