kabar

Batu berumur tiga ribu tahun ditemukan di toko daging di Mesir

Batu itu peninggalan zaman Firaun.

21 Desember 2016 19:06

Seorang ahli arkeologi Mesir telah menemukan sebuah batu berusia tiga ribu tahun, merupakan peninggalan zaman Firaun, ketika tengah berkeliling di Kota Al-Muhalla, utara Mesir.

Dia melihat batu kuno itu di sebuah toko penjual daging, dipakai sebagai alat buat memotong daging. Batu ini milik dinasti ke-30 dari kerajaan Mesir kuno.

Tamir Abul Naga, pejabat di Al-Mahalla, sudah memerintahkan batu itu dikirim ke sebuah museum di Bahbait al-Hagar. Di sana terdapat sebuah kuil kuno tempat pemujaan Dewi Isis.

Batu berusia tiga ribu tahun ini sudah dipamerkan di Kota Samanud, dulunya adalah ibu kota di zaman dinasti ke-30 kerajaan Mesir kuno. Sebuan tim ahli purbakala telah dibentuk untuk meneliti batu itu lebih lanjut.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Bin Salman batal ke Indonesia karena agenda mendesak

Ini menjadi lawatan luar negeri perdana Bin Salman setelah setelah tewasnya wartawan Jamal Khashoggi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi tambah kuota haji buat India jadi 200 ribu jamaah

Dia juga memerintahkan untuk membebaskan 850 warga India dari penjara-penjara di Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat jamuan makan siang dengan tiga tamunya - Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Perdana Menteri Slowakia Peter Pellegrini, dan Perdana Menteri Ceko Andreij Babis - di kediaman resminya di Yerusalem. (Twitter/@netanyahu)

Hungaria akan buka kantor dagang di Yerusalem

Kantor dagang itu akan memiliki status diplomatik.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.





comments powered by Disqus