kabar

Mark Zuckerberg bilang agama itu sangat penting

"Saya dibesarkan sebagai pemeluk Yahudi dan kemudian saya melalui masa di mana saya meragukan segalanya, tapi sekarang saya meyakini agama itu sangat penting," tulis pendiri sekaligus CEO Facebook itu.

04 Januari 2017 06:42

Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg mengakui dia kini meyakini agama itu sangat penting, namun dia tidak memberitahu agama dia anut sekarang.

Hal itu dia sampaikan lewat akun Facebooknya saat mengucapan selamat Natal bagi kaum Nasrani dan Hanukkah bagi orang Yahudi pada 25 Desember lalu.

Zuckerberg, berdarah Yahudi, pernah menyatakan dirinya atheis.

Saat menanggapi sebuah komentar di akun Facebooknya, Zuckerberg mengatakan dirinya bukan atheis. "Saya dibesarkan sebagai pemeluk Yahudi dan kemudian saya melalui masa di mana saya meragukan segalanya, tapi sekarang saya meyakini agama itu sangat penting," tulis ayah satu putri ini.

Istri Zuckerberg, Priscilla Chan, merupakan penganut Buddha. Keduanya bertemu pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus musim panas tahun lalu.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Bos Mossad: pengumuman normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel setelah pemilihan presiden Amerika

Hampir 80 persen rakyat Saudi ingin negaranya menjalin hubungan resmi dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Sudan dan Israel sepakat berdamai

"Negara Israel dan Republik Sudan telah setuju untuk berdamai," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR