kabar

Mossad buka lowongan agen rahasia bagi kaum hawa

Dari total pekerja ada di Mossad, 40 persennya adalah perempuan.

05 Januari 2017 04:23

Beberapa tahun belakangan, badan intelijen legendaris asal Israel, Mossad, agak membuka diri, terutama saat memerlukan agen-agen baru. Kali ini, dinas rahasia luar negeri negara Zionis itu membuka lowongan mata-mata bagi kaum hawa.

Selain dalam situs resminya, Mossad memasang iklan lowongan itu di beragam surat kabar. "Dibutuhkan wanita kuat," kata pariwara bergambar bayangan seorang perempuan. "Kami tidak peduli dengan apa yang telah Anda kerjakan, kami hanya peduli mengenai siapa Anda!"

Di situs resminya, Mossad membuka diri bagi yang ingin melamar di Mossad untuk mengisi lowongan di departemen operasi, intel, staf, dan teknologi.

Iklan lowongan agen rahasia bagi kaum lelaki juga disebarluaskan.

Menurut situs berita Yediot Ahronot, ini kali pertama Mossad melakukan rekrutmen terbuka untuk perempuan. Dari total pekerja ada di Mossad, 40 persennya adalah perempuan.

Bendera Israel dan spanduk bertulisan "Terima kasih, Mossad" dipajang di atas sebuah jembatan penyeberangan di Ibu Kota Teheran, Iran, 8 Desember 2020. (Twitter)

Bendera Israel dan spanduk "Terima kasih, Mossad" dipajang di Teheran

Ketegangan antara Iran dan Israel meningkat setelah Teheran menuding Mossad mendalangi pembunuhan Fakhrizadeh.

Sedan putih dikendarai komandan senior Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) Fahmi Hinawi saat dibunuh pada 3 Desember 2020 di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Twitter)

Komandan senior Mossad dibunuh di Tel Aviv

Mossad Jumat pekan lalu menghabisi seorang pakar nuklir Iran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Direktur Mossad Yossi Cohen. (Chaim Tzach/GPO)

Arab Saudi batalkan rencana lawatan bos Mossad

Cohen dan kepala intelijen Saudi bertemu pada Desember 2018, membahas Iran dan Turki.

Gedung Bahrain World Trace Center di Ibu Kota Manama, Bahrain. (www.layoverguide.com)

Bos Mossad melawat ke Bahrain

Uni Emirat Arab dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994.





comments powered by Disqus