kabar

Korupsi Bibi

Netanyahu dikenal ahli soal cerutu bermutu.

06 Januari 2017 23:20

Sebuah penyelidikan investigasi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengarah pada kecurigaan pemimpin Partai Likud ini bersama istrinya menerima cerutu bernilai ratusan ribu shekel dan sampanye dari seorang miliarder Hollywood.

Stasiun televisi Channel 2 kemarin malam melaporkan Netanyahu menerima cerutu dari produser berkewarganegaraan Amerika Serikat-Israel Arnon Milchan selama tujuh hingga delapan tahun terakhir. Dalam periode sama, istrinya, Sara, menerima sampanye dalam kemasan botol merah muda harganya ratusan shekel per botol.

Netanyahu dikenal ahli soal cerutu bermutu. Channel 2 menekan beragam selentingan menyebutkan Netanyahu mengisap cerutu mahal senilai puluhan ribu shekel saban bulan.

Polisi menginterogasi Netanyahu untuk kedua kali kemarin selama lima jam di kediaman resminya di Yerusalem sampai malam, mengenai kecurigaan dia menerima banyak hadiah dari para pengusaha asing.

Setelah itu, polisi mengumumkan awal pekan ini juga sudah memeriksa tersangka lain, namun tidak disebutkan identitasnya. Beberapa laporan media menyatakan tersangka kedua adalah Milchan.

Polisi sebelumnya memeriksa Netanyahu selama tiga jam Senin lalu. Menurut pengacaranya, dia mengakui menerima banyak hadiah dari sejumlah pengusaha secara legal.

Jaksa Yaakov Weinroth Selasa lalu bilang kepada Channel 2, dua pebisnis telah diinterogasi merupakan teman lama Netanyahu. Hadiah cerutu dan sampanye dia terima adalah barang paling sepele.

Dia menduga para pesaing berusaha menjatuhkan Netanyahu lewat tuduhan-tuduhan keliru. Sangkaan itu menguat karena empat investigasi atas dugaan manipulasi keuangan oleh Netanyahu ditutup.

Sumber-sumber dekat dengan Netanyahu menekankan Milchan - film-filmnya, termasuk Fight Club dan Pretty Woman - duduk dalam direksi Channel 10, berusaha ditutup oleh Netanyahu sebelumnya.

Sebagian saham Channel 10 juga dimiliki oleh konglomerat Amerika Serikat sekaligus Presiden Kongres Yahudi Dunia Ronald Lauder, juga diperiksa polisi terkait kasus Netanyahu.

Lauder, keluarganya adalah pendiri perusahaan kosmetik raksasa Estee Lauder, sudah lama dikenal sebagai sekutu Netanyahu.

Netanyahu juga mengaku menerima uang dari taipan asal Prancis Arnaud Mimran, telah divonis delapan tahun penjara atas kasus manipulasi perdagangan emisi karbon dan penggelapan pajak.

Kantor perdana menteri menjelaskan Netanyahu telah menerima sumbangan US$ 40 ribu dari Mimtan pada 2001, ketika belum menjabat kepala pemerintahan Israel. Dana itu dipakai Netanyahu untuk kegiatan publik, termasuk ke luar negeri buat mempromosikan Israel.

Netanyahu membantah dirinya korupsi. "Tidak afa yang keliru karena memang tidak ada kesalahan."

Penyelidikan ini telah memicu perdebatan sengit dalam politik Israel. Sekutu-sekutu Netanyahu menuding politisi oposisi dan sebagian media secara tidak adil menekan jaksa agung.

 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat jamuan makan siang dengan tiga tamunya - Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Perdana Menteri Slowakia Peter Pellegrini, dan Perdana Menteri Ceko Andreij Babis - di kediaman resminya di Yerusalem. (Twitter/@netanyahu)

Hungaria akan buka kantor dagang di Yerusalem

Kantor dagang itu akan memiliki status diplomatik.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.

Menteri Luar Negeri Yaman duduk di samping Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat pembukaan konferensi perdamaian di Timur Tengah, digelar pada 14 Februari di Ibu Kota Warsawa, Polandia. (Arab Observer)

Menteri luar negeri Yaman duduk di sebelah Netanyahu

Mikrofon di meja Netanyahu mati waktu dia ingin berbicara. Al-Yamani lantas memberikan mikroponnya untuk digunakan oleh pemimpin dari negara Zionis itu.

Raja Hamad bin Isa al-Khalifah dari Bahrain. (Albawaba)

Raja Bahrain tertarik bina hubungan diplomatik dengan Israel

Pesan itu disampaikan kepada Netanyahu dua tahun lalu.





comments powered by Disqus