kabar

Polisi bekuk pelaku Teror Istanbul

Abdulkadir Masharipov ditangkap di Istanbul.

17 Januari 2017 15:10

Polisi kemarin berhasil membekuk Abdulkadir Masharipov, pelaku penembakan massal di klub malam Reina di Kota Istanbul, Turki. 

Serangan teror pada dini hari, 1 Januari lalu, itu menewaskan 39 orang dan melukai 69 lainnya.

Sejumlah sumber mengungkapkan polisi menangkap Masharipov bersama putranya, masih berusia empat tahun, di Distrik Eseynyurt. Stasiun televisi NTV melaporkan pelaku bersembunyi di rumah temannya, orang Kirgistan.

Sehari sebelum tersangka dibekuk, polisi menggrebek sebuah rumah pernah dipakai Masharipov selama buron di kawasan Silivri, Istanbul. Di sana polisi menemukan fulus US$ 150 ribu.

Hasil investigasi aparat keamanan Turki menyebutkan Masharipov adalah anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) pernah mengikuti pelatihan militer di Suriah. Milisi dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini juga mengklaim bertanggung jawab atas teror dilakukan ayah dua anak itu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi tambah kuota haji buat India jadi 200 ribu jamaah

Dia juga memerintahkan untuk membebaskan 850 warga India dari penjara-penjara di Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat jamuan makan siang dengan tiga tamunya - Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Perdana Menteri Slowakia Peter Pellegrini, dan Perdana Menteri Ceko Andreij Babis - di kediaman resminya di Yerusalem. (Twitter/@netanyahu)

Hungaria akan buka kantor dagang di Yerusalem

Kantor dagang itu akan memiliki status diplomatik.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burita. (Middle East Monitor)

Netanyahu bertemu menteri luar negeri Maroko

Netanyahu dijadwalkan ke negara Arab magribi itu bulan depan.





comments powered by Disqus