kabar

Rombongan Raja Salman ke Indonesia berjumlah 800 orang

Kunjungan penguasa negara Kabah itu akan berlangsung lebih dari sepekan.

17 Januari 2017 18:21

Dalam kunjungan kenegaraan ke Indonesia awal Maret mendatang, rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz akan berjumlah 800 orang.

Hal ini disampaikan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Usamah Muhamnad Abdullah as-Syuaibi dalam pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah hari ini di kompleks parlemen, Jakarta.

"Kunjungan ini bersifat historis karena Raja Salman akan berada di Indonesia sepekan lebih," katanya Fahri kepada wartawan usai pertemuan itu. " Saya kira ini kunjungan kepala negara paling lama di Indonesia."

Itu juga bakal menjadi lawatan pertama penguasa negara Kabah dalam empat dasawarsa terakhir, setelah kunjungan Raja Faisal pada 1970. Kedatangan Raja Salman ini sekaligus membalas kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi pada September 2015.

Fahri menilai kunjungan Raja Salman nantinya sangat monumental. Sebab, hampir semua menteri dan pejabat negara ikut dalam rombongan itu.

Rencana lawatan Raja Salman sejatinya sudah tersiar sejak tahun lalu.

Baca juga:

Kita sudah terlambat buat selamatkan Makkah

Tanda kiamat telah muncul di Makkah

Cuci tangan darah mina

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Penyanyi Israel jadi tamu kehormatan pangeran Abu Dhabi

Omer bahkan merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah digelar Syekh Hamad bin Khalifah di Kota Dubai.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Bos Mossad: pengumuman normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel setelah pemilihan presiden Amerika

Hampir 80 persen rakyat Saudi ingin negaranya menjalin hubungan resmi dengan Israel.





comments powered by Disqus