kabar

Raja Salman cegah pangeran rampas tanah negara

Sang pangeran ingin menguasai tanah seluas empat juta meter persegi di Taif.

20 Januari 2017 09:57

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mencegah seorang pangeran ingin merebut tanah bukan miliknya, seperti dilansir surat kabar Okaz.

Anggota keluarga Kerajaan Saudi tidak disebutkan namanya itu kesengsem atas tanah seluas empat juta meter persegi di Taif. Dia mengklaim lahan itu kepunyaannya namun dia tidak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan.

Sejumlah sumber menyebutkan rupanya tanah ingin direbut sang pangeran milik negara. Raja Salman memerintahkan pemerintah mesti melindungi lahan itu agar tidak diklaim orang.

Taif adalah kota di Provinsi Makkah dengan penduduk berjumlah 1,2 juta. Kota ini sudah berdiri sejak 600 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Raja Salman berseteru dengan anaknya

Bin Salman juga tidak tampak dalam rombongan menyambut kepulangan Raja Salman dari Mesir di bandar udara di Ibu Kota Riyadh.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.





comments powered by Disqus