kabar

Raja Salman cegah pangeran rampas tanah negara

Sang pangeran ingin menguasai tanah seluas empat juta meter persegi di Taif.

20 Januari 2017 09:57

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mencegah seorang pangeran ingin merebut tanah bukan miliknya, seperti dilansir surat kabar Okaz.

Anggota keluarga Kerajaan Saudi tidak disebutkan namanya itu kesengsem atas tanah seluas empat juta meter persegi di Taif. Dia mengklaim lahan itu kepunyaannya namun dia tidak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan.

Sejumlah sumber menyebutkan rupanya tanah ingin direbut sang pangeran milik negara. Raja Salman memerintahkan pemerintah mesti melindungi lahan itu agar tidak diklaim orang.

Taif adalah kota di Provinsi Makkah dengan penduduk berjumlah 1,2 juta. Kota ini sudah berdiri sejak 600 tahun sebelum kelahiran Nabi Isa.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada 1 Maret 2017. Dia disambut oleh Presiden Joko Widodo. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman tidak pernah muncul di depan publik sejak dua hari sebelum Idul Adha

"Rekaman video Raja Salman meninggalkan rumah sakit pada hari Arafah adalah kunjungan sebelumnya ke dokter spesialis," kata sumber Albalad.co

Tragedi Mina menewaskan ribuan jamaah haji saat prosesi pelemparan jumrah, Kamis, 24 September 2015. (Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi)

Haji dan utang janji Raja Salman

Tabrakan arus jamaah saat proses melempar jumrah menewaskan ribuan jamaah.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman keluar dari rumah sakit

Semua penjemput memakai masker kecuali Raja Salman.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dikabarkan meninggal

Tenaga medis diisolasi agar tidak membocorkan informasi mengenai keadaan Raja Salman sebenarnya. 





comments powered by Disqus