kabar

Trump sebut tidak lupa janjinya pindahkan kedutaan ke Yerusalem

"Anda tahu saya bukan orang suka melanggar janji."

20 Januari 2017 21:59

Donald Trump, Presiden Amerika Serikat bakal dilantik hari ini, mengaku tidak lupa dengan janjinya untuk memindahkan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

"Tentu saja saya ingat apa yang telah saya katakan tentang Yerusalem," kata lelaki 70 tahun ini kepada surat kabar berbahasa Ibrani Israel Hayom Selasa lalu di acara Chairman's Global Dinner, berlangsung di Ibu Kota Washington DC, Amerika. "Anda tahu saya bukan orang suka melanggar janji."

Dalam pidato perpisahannya Rabu lalu, Presiden Amerika Barack Obama memperingatkan akan terjadi konflik besar bila Trump melaksanakan rencananya itu.

Selama masa kampanye tahun lalu, Trump berulang kali menyatakan akan memindahkan Kedutaan Amerika ke Yerusalem. Dalam konferensi AIPAC (Komite Urusan Publik Amerika-Israel) Maret tahun lalu, dia mengumumkan rencana pemindahan kedutaan Amerika ke ibu kota abadi bangsa Yahudi, Yerusalem.

Trump bukanlah presiden terpilih pertama melontarkan janji itu. Sebelum pemilihan presiden 1992, Bill Clinton pun berkomitmen serupa. Ketika dia gagal memenuhi janjinya setelah terpilih, Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat mengesahkan Jerusalem Embassy Act pada 1995 dengan suara mayoritas. Sejak itu, beleid ini tidak dilaksanakan oleh tiga presiden sebanyak 35 kali.

Dalam kesempatan sama, Kellyanne Conway, penasihat Trump bilang kepada Israel Hayom, "Tentu saja kami mendukung (pemindahan kedutaan). Saya kira ini perlu kami lakukan segera."

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia tidak berangkatkan jamaah haji tahun ini

Ini bukan kali pertama, Indonesia tidak mengirim jamaah haji ke Arab Saudi, keputusan serupa berlaku semasa perang, yakni pada 1946-1948.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Indonesia kemungkinan batal kirim jamaah haji

Pemerintah Saudi sampai saat ini belum mengumumkan keputusan apakah haji dilaksanakan atau ditiadakan. Namun Saudi masih melarang penerbangan internasional dan umrah hingga waktu belum ditentukan.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketambahan 1.881 kasus baru, jumlah penderita Covid-19 di Saudi jadi 87.142 orang

Pengidap Covid-19 di Makkah bertambah menjadi 15.595 orang, termasuk 224 meninggal.

Jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, lengang dari kendaraan setelah jam malam diberlakukan sejak 23 Maret 2020. (Twitter)

Ketambahan 1.877 kasus baru, jumlah pengidap Covid-19 di Saudi jadi 85.261 orang

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat menjadi 15.431 orang, termasuk 220 meninggal.





comments powered by Disqus