kabar

Kuwait eksekusi mati anggota keluarga kerajaan

Syekh Faisal divonis mati pada 2010 karena membunuh keponakannya.

25 Januari 2017 19:30

Kuwait hari ini melaksanakan hukuman mati terhadap tujuh narapidana, termasuk anggota keluarga kerajaan, di penjara pusat. Eksekusi dilakukan dengan cara digantung.

Salah satu yang dieksekusi adalah Syekh Faisal Abdullah as-Sabah. Pengadilan memvonis dia dengan hukuman mati pada 2011 karena terbukti membunuh keponakannya, Syekh Basil Salim Sabah as-Salim al-Mubarak as-Sabah.

Syekh Faisal juga terbukti bersalah memiliki sebuah senjata api dan amunisi tanpa izin.

Enam orang lainnya dieksekusi adalah dua warga Mesir dan masing-masing satu warga Kuwait, Bangladesh, Ethiopia, dan Filipina, seperti dilansir surat kabar Ar-Rai.

Ini kali pertama seorang anggota keluarga kerajaan Kuwait dieksekusi.

Keluarga tujuh narapidana dieksekusi kemarin dibolehkan mengunjungi mereka.

Syekh Faisal tadinya kapten di angkatan darat Kuwait, sedangkan Syekh Basil tidak memegang jabatan dalam pemerintahan.

 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sedang mengajari cucunya, Ahmet Akif Albayrak, di Marmaris, pada 15 Juli 2016. (Hurriyet Daily News)

Erdogan ajak rakyat Turki boikot produk Prancis tapi istrinya punya tas Hermes seharga Rp 733 juta

Tas Hermes milik Emine Erdogan seharga enam kali gaji suaminya atau sebelas kali upah minimum rakyat Turki.

Obyek wisata Bingkai Dubai di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, dibuka buat umum sejak 1 Januari 2018. (Supplied)

Penyanyi Israel jadi tamu kehormatan pangeran Abu Dhabi

Omer bahkan merayakan ulang tahunnya dengan pesta mewah digelar Syekh Hamad bin Khalifah di Kota Dubai.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.





comments powered by Disqus