kabar

Eks pejabat Kementerian Keuangan ingin bergabung dengan ISIS bernama Triyono Utomo

Dia bersama istrinya dan tiga anaknya tiba di Indonesia setelah dideportasi dari Turki Selasa pekan ini.

27 Januari 2017 08:24

Turki telah mendeportasi seorang mantan pejabat Kementerian Keuangan karena bersama keluarganya ingin menyeberang ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Setibanya di Indonesia Selasa lalu, mereka langsung ditahan polisi.

Menurut seorang sumber keamanan, pejabat itu bernama Triyono Utomo Abdul Bakri. "Dia tadinya pegawai negeri di Kementerian Keuangan bagian penagihan utang," katanya kepada Albalad.co pagi ini melalui WhatsApp.

Dia menambahkan Triyono mengundurkan diri dari Kementerian Keuangan setahun lalu. Dia adalah lulusan magister dari sebuah universitas di Kota Adelaide, Australia, pada 2009.

Pendeportasian Triyono bersama istri dan tiga anaknya dilakukan empat ahri setelah pemulangan 17 warga Indonesia, juga dari Turki, karena ingin bergabung dengan ISIS di Suriah. Triyono sekeluarga mendarat di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai di Kota Denpasar, Bali, Selasa pekan ini, dan langsung dijemput oleh polisi.

Lelaki itu menjual rumahnya sebagai bekal untuk berangkat ke Suriah bareng keluarganya. Dia beralasan ingin hidup dalam khilafah islamiyah, seperti dilansir Channel News Asia.

Keluarga ini meninggalkan Indonesia pada 15 Agustus 2016. Mereka pertama terbang ke Thailand untuk menghindari kecurigaan aparat keamanan. Tiga hari kemudian baru mereka terbang ke Istanbul.

Di Istanbul, mereka dijemput seorang pria Indonesia berinisial I, kemudian membawa mereka ke rumah aman. Selama menetap di Istanbul keluarga mantan pejabat ini tinggal beberapa kali pindah rumah.

Sumber keamanan itu menyebutkan mereka ditangkap dalam penyerbuan oleh militer Turki pada 16 Januari lalu. lalu dibawa ke kantor polisi. "Mereka sempat ditahan sepekan sebelum dideportasi," eorang sumber keamanan..   

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Jihadis ISIS Hasyim Abadi. (Al-Arabiya/Supplied)

Jihadis ISIS dijual seharga US$ 1 juta

Hasyim Abadi adalah adik dari pelaku serangan bunuh diri dalam konser Ariana Grande di Manchester, Mei tahun lalu.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Senjata bikinan Israel ditemukan dalam gudang senjata ISIS

Israel dan ISIS memang memiliki kepentingan sama, yakni menggulingkan rezim Basyar al-Assad disokong oleh Iran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

17 warga Indonesia selamat meski ISIS serbu Marawi

Jihadis ISIS asal Indonesia tewas dalam pertempuran dengan pasukan Filipina.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Senat Amerika sepakat anak Raja Salman terlibat pembunuhan Khashoggi

Senat juga mengesahkan resolusi meminta Amerika menghentikan keterlibatannya dalam Perang Yaman dimotori Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

14 Desember 2018

TERSOHOR