kabar

Kesal disuruh berwudhu, lelaki Mesir bunuh ibunya

Muhammad membunuh ibunya sepulang salat subuh di masjid.

28 Januari 2017 22:12

Seorang lelaki Mesir hari ini membunuh ibunya karena kesal disuruh berwudhu untuk bersiap melaksanakan salat subuh. Peristiwa memilukan itu terjadi di Kota Suez.

Kepala Kepolisian Suez bilang perempuan berusia 50-an tahun itu tewas setelah dicekik menggunakan kerudungnya. Polisi langsung ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan.

Mereka menemukan mayat ibu nahas itu dengan leher tergulung sebuah kerudung panjang. Juga terdapat memar di badan dan wajahnya seperti bekas tendangan atau pukulan.

Dua anak perempuan korban mengatakan pelakunya adalah saudara kandung mereka, Muhammad Syarafuddin Abdul Imam, 32 tahun.

Tragedi itu bermula saat sang ibu menyuruh putranya itu segera berwudhu untuk salat subuh berjamaah di masjid. Kesal dengan perintah ibunya, Muhammad kemudian bertengkar.

Meski marah, Muhammad akhirnya menuruti kemauan ibunya. Tapi sepulang dari masjid, menurut dua saudarinya, Muhammad cekcok lagi dengan ibunya. Saking kalapnya, dia lantas melilitkan kerudung ke leher ibunya, memukuli dan menendang perempuan itu hingga meninggal.

Muhammad lalu kabur, namun polisi berhasil membekuk dia dekat Masjid Hamzah bin Abdul Muttalib.

Hasil penyelidikan menyebutkan sepekan sebelum kejadian, pelaku mengalami kecelakaan mobil. Sehabis itu dia berubah menjadi gampang marah dan agresif. Dia kerap bertengkar dengan ibu dan dua saudari kandungnya hanya gara-gara hal sepele.

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.

Gereja di Ibu Kota Teheran, Iran, 5 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.





comments powered by Disqus