kabar

78 warga Indonesia terlibat ISIS ditangkap di Turki

Turki mendeportasi 22 warga Indonesia pada 31 Januari lalu.

03 Februari 2017 09:14

Sejak serangan teror dilakukan seorang anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), tahun baru lalu, Turki memperketat pengamanan sekaligus meningkatkan perburuan terhadap jaringan teroris di negara itu.

Serangan teror di klub malam Reina, Kota Istanbul, menewaskan lebih dari 30 orang dan melukai 60-an lainnya.  

Dalam jumpa pers di kantornya kemarin, juru bicara Kementerian Luar negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan dalam beberapa pekan terakhir Turki getol memburu lokasi-lokasi persembunyian anggota ISIS. Banyak yang ditangkap, termasuk warga negara asing.

"Yang Indonesia tertangkap 45. Terus ada lagi 33 orang," kata Arrmanatha. "Ini diproses oleh pihak keamanan mereka dan dideportasi secara bertahap."

Dia menambahkan Turki baru memberitahukan pendeportasian warga Indonesia terlibat ISIS itu kepada KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Ankara. Terakhir, Turki memulangkan 22 warga Indonesia terkait ISIS pada 31 Januari lalu.

Arrmanatha tidak menyebut apakah 22 orang dideportasi itu termasuk 17 orang dan satu keluarga pegawai Kementerian Keuangan.  

Arrmanatha bilang karena aparat keamanan Turki terus memburu jaringan ISIS, jumlah warga asing ditangkap pun terus bertambah. Sebab itu, dia tidak bisa memastikan berapa warga Indonesia terkait ISIS tengah dalam tahanan aparat keamanan Turki.

Sejak teror tahun baru, Turki memutuskan memperpanjang keadaan darurat hingga April mendatang.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.

Seorang petugas menggendong anak kecil selamat dari serangan kelompok bersenjata di acara parade militer di Kota Ahwaz, barat Iran, 22 September 2018. (Twitter)

ISIS rilis video pelaku serangan atas pawai militer di Iran

Selain ISIS, Gerakan Bangsa Ahvaz, mendiami Provinsi Khuzestan dan berusaha memerdekakan diri, juga mengklaim sebagai dalang dari serangan itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

17 warga Indonesia selamat meski ISIS serbu Marawi

Jihadis ISIS asal Indonesia tewas dalam pertempuran dengan pasukan Filipina.





comments powered by Disqus