kabar

Seribu toko milik imigran Yaman di New York ditutup sebagai protes atas Trump

Ratusan warga Amerika berdarah Yaman kemarin berunjuk rasa.

03 Februari 2017 10:54

Ratusan warga Amerika Serikat berdarah Yaman hari ini atau kemarin waktu setempat berunjuk rasa di Kota New York. Kebanyakan demonstran adalah pemilik toko kelontong dan makanan.

Mereka memprotes kebijakan Presiden Amerika Donald Trump menolak imigran dari negara berpenduduk mayoritas muslim, yakni Iran, Irak, Suriah, Yaman, Libya, Sudan, dan Somalia. Larangan ini berlaku 90 hari.

Selain itu, Trump menutup pintu bagi pengungsi dari seluruh dunia selama 120 hari, sedangkan untuk pengungsi Suriah tanpa batas waktu. 

Trump beralasan larangan itu buat mencegah teroris menyusup ke Amerika.

Akibat demontrasi itu, sekitar seribu toko kelontong dan makanan kepunyaan warga keturunan Yaman tutup mulai siang pukul delapan malam.

Salah satu demonstran bernama Harun Zokari, menutup tokonya di kawasan Manhattan sejak siang. Dia bilang istri dan bayinya tertahan di Yaman setelah hampir empat tahun menyelesaikan proses untuk mendapatkan kartu hijau untuk tinggal di Anerika. "Kami berusaha tetap tabah," katanya.

Zaid Nagi, mempunyai tiga toko kelontong di bilangan Bronx, menjelaskan larangan Trump itu merusak rencananya untuk membawa ibunya dari Yaman tinggal di Amerika.

Ayah empat anak berusia 36 tahun ini sudah 20 tahun menetap di negara adikuasa itu. "Kami bagian dari masyarakat ini (Amerika)," ujar Zaid.

Menteri Informasi Libanon George Qardahi mundur pada 3 Desember 2021. (Middle East in 24)

Menteri informasi Libanon berhenti agar hubungan dengan Saudi membaik

Qardahi menyebut Al-Hutiyun membela diri dari agresi Saudi dan sekutunya.

Nura, bukan nama sebenarnya, menjadi cacat akibat serangan udara pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman pada 2015. (Save the Children)

Duta besar Saudi bantah negaranya ancam Indonesia untuk tolak resolusi soal perang Yaman

"Hubungan antara Saudi dan Indonesia kukuh dan tidak berdasarkan ancaman atau ketidaksepakatan," kata Isam Abid.

Grafiti menentang perang di Yaman. (Middle East Monitor)

Saudi ancam Indonesia jika tidak tolak resolusi untuk selidiki kejahatan perang di Yaman

Saudi akan mempersulit warga Indonesia berhaji dan berumrah kalau tidak menolak resolusi itu.

Rabbi Yaakov Yisrael Herzog asal Israel merayakan hari kedua Hanukkah di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 29 November 2021. (Rabbi Yaakov Yisrael Herzog)

Rabbi asal Israel rayakan Hanukkah di Arab Saudi

Rabbi Yaakov mengklaim dirinya adalah kepala rabbi di Arab Saudi.





comments powered by Disqus