kabar

Arab Saudi bulan ini akan izinkan pusat kebugaran perempuan beroperasi

Targetnya adalah pusat kebugaran bagi perempuan itu bisa dibuka di tiap distrik dan permukiman

12 Februari 2017 23:06

Arab Saudi akhir bulan ini akan mulai mengizinkan pusat kebugaran khusus kaum hawa beroperasi di negara Kabah itu.

Puteri Rima binti Bandar, wakil presiden urusan perempuan di otoritas olahraga, bilang targetnya adalah pusat kebugaran bagi perempuan itu bisa dibuka di tiap distrik dan permukiman, seperti dilansir surat kabar Okaz.

Pusat kebugaran khusus bagi kaum hawa ini tidak boleh dilengkapi olahraga jenis pertandingan, seperti sepak bola, bola voli, bola basket, dan tenis.

Tiga kementerian - tenaga kerja, pedesaan, dan perdagangan - akan dilibatkan dalam proses pengeluaran izin untuk membuka pusat kebugaran perempuan.

"Bukan tugas saya meyakinkan masyarakat," kata Puteri Rima. "Peran saya hanya membuka kesempatan bagi kaum perempuan kita untuk hidup sehat, bergaya hidup jauh dari penyakit akibat kegemukan dan malah bergerak."

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus