kabar

Arab Saudi bulan ini akan izinkan pusat kebugaran perempuan beroperasi

Targetnya adalah pusat kebugaran bagi perempuan itu bisa dibuka di tiap distrik dan permukiman

12 Februari 2017 23:06

Arab Saudi akhir bulan ini akan mulai mengizinkan pusat kebugaran khusus kaum hawa beroperasi di negara Kabah itu.

Puteri Rima binti Bandar, wakil presiden urusan perempuan di otoritas olahraga, bilang targetnya adalah pusat kebugaran bagi perempuan itu bisa dibuka di tiap distrik dan permukiman, seperti dilansir surat kabar Okaz.

Pusat kebugaran khusus bagi kaum hawa ini tidak boleh dilengkapi olahraga jenis pertandingan, seperti sepak bola, bola voli, bola basket, dan tenis.

Tiga kementerian - tenaga kerja, pedesaan, dan perdagangan - akan dilibatkan dalam proses pengeluaran izin untuk membuka pusat kebugaran perempuan.

"Bukan tugas saya meyakinkan masyarakat," kata Puteri Rima. "Peran saya hanya membuka kesempatan bagi kaum perempuan kita untuk hidup sehat, bergaya hidup jauh dari penyakit akibat kegemukan dan malah bergerak."

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Perempuan Arab Saudi ini dtahan polisi setelah tidak berabaya dan berjilbab saat di sebuah jalan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alweeam.com.sa)

Perempuan Arab Saudi pergi berbelanja tanpa berjilbab dan berabaya

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang berabaya tidak wajib bagi kaum hawa Saudi.

Salinan paspor milik Rahaf Muhammad al-Qunun, 18 tahun, gadis pencari suaka asal Arab Saudi. (Twitter)

UNHCR beri status pengungsi buat gadis Arab Saudi pencari suaka

UNHCR merujuk kepada Australia untuk memberikan suaka bagi Rahaf.





comments powered by Disqus