kabar

45 pekerja Indonesia di Arab Saudi terancam hukuman mati

Sebagian besar perempuan.

15 Februari 2017 07:23

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah bilang sejauh ini ada sekitar 45 tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi terancam hukuman mati.

Dari jumlah narapidana hukuman mati itu, menurut Anis, sebagian besar adalah pekerja perempuan. "Rata-rata membunuh majikan karena membela diri," kata Anis menjawab pertanyaan Albalad.co kemarin usai sebuah acara diskusi di Jakarta.

Arab Saudi, memberlakukan syariat Islam, menerapkan hukuman mati bagi pelaku kasus pembunuhan, pemerkosaan, zinah, dan narkotik. Hukuman mati di negara Kabah ini biasanya dilakukan dengan cara dipancung di tempat umum. 

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Bandar al-Galud)

Bin Salman batal ke Indonesia karena agenda mendesak

Ini menjadi lawatan luar negeri perdana Bin Salman setelah setelah tewasnya wartawan Jamal Khashoggi.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi tambah kuota haji buat India jadi 200 ribu jamaah

Dia juga memerintahkan untuk membebaskan 850 warga India dari penjara-penjara di Arab Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat jamuan makan siang dengan tiga tamunya - Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Perdana Menteri Slowakia Peter Pellegrini, dan Perdana Menteri Ceko Andreij Babis - di kediaman resminya di Yerusalem. (Twitter/@netanyahu)

Hungaria akan buka kantor dagang di Yerusalem

Kantor dagang itu akan memiliki status diplomatik.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat mengunjungi Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 12 Februari 2019. (Twitter)

Bin Salman perintahkan pembebasan segera 2.107 warga Pakistan dari penjara di Saudi

Bin Salman bilang dirinya adalah duta besar Pakistan untuk Arab Saudi.





comments powered by Disqus